JP RADAR KEDIRI – Masih ingat film happy feet, di mana penguin menari dan bernyanyi di tengah salju Antartika? Di balik hiburan yang disajikan, fakta menakjubkan yang dapat kita temukan di dalam film tersebut, yakni perjalanan penguin jantan terdapat menjaga telurnya. Ini merupakan fenomena unik yang patut untuk diketahui.
Setiap musim dingin di Antartika, ribuan kaisar pemaguin jantan melakukan perjalanan panjang yang dramatis menuju koloni pemijahan. Fenomena ini dikenal sebagai “ March of the Emperor ”, sebuah perjalanan epik yang membentang ±100 –120 km dari laut ke lokasi bertelur di atas es.
Baca Juga: Mengapa Kita Tersentuh dengan Penguin Nihilist? Misteri di Balik Langkah yang Melawan Arus
Dilansir dari National Geographic, penguin kaisar atau Aptenodytes forsteri merupakan penguin terbesar dengan tinggi mencapai 45 inci (sekitar 115 cm). Mereka tidak bisa terbang dan hidup di antarktika dengan lingkungan yang sangat ekstrem. Suhu udara bisa mencapai -60°C dengan angin yang kencang.
Di tengah suhu yang ekstrem ini, penguin kaisar jantan harus berjalan dengan menjaga telurnya. Mereka berpuasa selama ±2 bulan dan hidup dari cadangan lemak tubuhnya. Tantangan ini membuat perjalanan mereka terlihat seperti ekspedisi bertahan hidup di lingkungan paling keras di bumi. Lalu dimanakah penguin betina jika penguin jantan yang menjaga telur?
Inilah strategi reproduksi unik dari penguin kaisar. Setelah bertelur, penguin betina pergi ke laut untuk mencari makan, sehingga tugas menjaga telur sepenuhnya berada di tangan jantan. Telur diletakkan di atas kaki dan menutupi lipatan kulit ( brood pouch ) agar tetap hangat. Untuk bertahan dari dinginnya Antarktika, jantan membentuk huddle (kerumunan rapat). Adanya huddle membuat semua individu saling menghangatkan. Dikarenakan kehangatan yang ada di tengah kegelapan, penguin akan bergantian berada di bagian tengah sehingga semua akan merasakan kehangatan.
Baca Juga: Iguana Hias: Reptil Eksotis yang Sedang Naik Daun, Cocok Buat Pecinta Hewan Unik
Wajib diketahui! tidak semua jenis penguin jantan menjaga telur sepenuhnya. Perilaku ini hanya dilakukan oleh penguin kaisar saja karena musim kawin terjadi di musim dingin Antartika dengan suhu yang ekstrem dan jarak koloni ke laut yang jauh. Jika betina tetap berada di koloni, mereka tidak akan punya energi untuk mencari makanan. Jadi peran ini dibelah agar telur tidak mati dan betina dapat memulihkan energinya.
Fenomena ini menunjukkan strategi reproduksi yang sangat adaptif. Dengan jantan yang menjaga telur di musim dingin ekstrem, dan betina mencari makan, peluang anak penguin kaisar untuk selamat meningkat drastis. Strategi ini unik di dunia hewan dan menjadi inspirasi dalam penelitian adaptasi ekstrem dan perilaku sosial.
Penulis adalah Khansa Dhiya Ramadhania, Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian