JP Radar Kediri- Di tengah arus media sosial yang deras, banyak konten yang menyuguhkan pencapaian kesuksesan. Hal itu membuat Gen Z merasa tertekan. Bahkan mereka harus sukses di usia muda. Ungkapan seperti harus sukses sebelum umur 25 sering muncul di media sosial. Seolah kesuksesan bisa diukur dari usia dan jumlah pencapaian yang dilihat.
Padahal yang terpenting bagi Gen z adalah belajar hidup secara realistis dengan jalannya masing-masing. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan. Untuk itu, berikut beberapa langkah dan tips hidup realistis yang dapat diterapkan oleh Gen Z agar tetap berkembang tanpa membandingkan diri sendiri dengan orang lain:
Batasi Waktu Layar dan Media Sosial
Salah satu sumber tekanan terbesar bagi Gen Z adalah media sosial. Melihat cerita orang lain dengan pencapaiannya masing-masing seringkali membuat kita merasa tertinggal. Padahal, di media sosial hanya menampilkan potongan terbaik dari kehidupan seseorang.
Coba untuk mengurangi waktu layar dengan menggunakan fitur screen time atau mengatur jadwal tanpa gawai setiap hari. Fokus pada tujuan hidup di dunia nyata entah itu belajar hal baru, menambah perkenalan, atau mengerjakan proyek pribadi.
Ikut Terlibat dalam Aktivitas Nyata
Seperti istilah yang populer di kalangan Gen Z “sudahkah anda menyentuh rumput hari ini?”, cobalah untuk mengurangi aktivitas dunia maya untuk hadir di dunia nyata. Bergabung dengan kegiatan yang dapat mengembangkan keterampilan melalui interaksi langsung, seperti organisasi kampus, komunitas hobi, olahraga, atau kegiatan sukarela bisa menjadi pilihan.
Dari sana, Anda bisa mengembangkan keterampilan dan menemukan versi terbaik dari diri Anda sendiri tanpa mengacu pada pencapaian orang lain.
Coba Cari Hobi Baru
Terkadang kita terlalu fokus melihat pencapaian orang lain sampai lupa menikmati hal-hal kecil yang membuat hidup terasa menyenangkan. Padahal banyak sekali hal baru yang berguna untuk Anda coba seperti bermusik, membaca buku pengembangan diri, melukis, bersepeda, atau berkebun.
Baca Juga: Empat Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Gen Z dan Cara Menghindarinya
Alih-alih terus membandingkan diri dengan pencapaian orang lain di media sosial, mengalihkan fokus pada kegiatan yang menyenangkan dapat membantu menjaga keseimbangan emosi. Hobi bukan sekedar hiburan, tetapi juga cara untuk mengenal diri sendiri dan menemukan kepuasan dari proses, bukan hanya hasil..
Miliki Pola Pikir Seimbang
Banyak anak muda yang terjebak dalam budaya serba instan ingin sukses cepat. Padahal kesuksesan tidak selalu diukur dari seberapa cepat anda mencapainya. Memiliki pola pikir realistis dengan menerima kegagalan sebagai bagian dari proses belajar juga penting.
Saya ingin membiasakan diri bahwa setiap langkah kecil yang konsisten jauh lebih berarti daripada hasil besar yang instan.
Baca Juga: Begini Tips Meminang Mobil Pertama Untuk Pemula, Sampai Jangan Salah Pilih
Hidup realistis membantu Gen Z untuk tetap berpijak pada kenyataan di tengah tekanan dunia digital. Dengan menjaga keseimbangan antara ambisi dan kenyataan, generasi muda dapat mencapai keberhasilan yang lebih bermakna dengan versinya masing-masing. Bukan hanya di mata orang lain, tapi juga untuk dirinya sendiri.
Penulis: Azza Rizky, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian