Menjelang hari pernikahan, setiap calon pengantin tentu ingin tampil sempurna, termasuk soal riasan wajah. Namun, ada satu hal kecil tapi cukup bikin galau, yaitu perlukah mencukur alis untuk hasil make up yang maksimal?
Tak sedikit calon pengantin yang ragu saat tahu alis mereka akan dicukur oleh Make Up Artist (MUA). Alasan utamanya tentu karena khawatir alis tumbuh lama atau bentuknya jadi berubah. Di sisi lain, sebagian MUA justru menganggap langkah ini penting demi hasil riasan yang lebih presisi.
Lalu, sebenarnya bagaimana pandangan para MUA terkait hal ini? Apakah mencukur alis itu wajib dalam riasan pengantin? Untuk menjawabnya, kami berbincang langsung dengan beberapa MUA dari Kediri.
MUA yang Anti-cukur Alis
Ery, seorang MUA asal Desa Kapurejo, Kecamatan Pagu, punya prinsip yang jelas soal ini, yaitu tidak mencukur alis klien, apapun keadaannya. Baginya, keputusan tersebut bukan sekadar teknik rias, tapi bagian dari kepercayaan klien.
“Dari awal aku memang sudah komitmen gak akan mencukur alis klien. Jadi mereka gak perlu khawatir saat memilihku sebagai MUA,” ungkap Ery.
Sebagai gantinya, Ery menggunakan metode lem alis dan concealer untuk merapikan tampilan sebelum menggambar ulang bentuk alis yang diinginkan.
Menariknya, ia justru mengandalkan bulu alis asli untuk memberi kesan natural dan berserat yang saat ini sedang tren.
“Alis tebal, super tipis, bahkan yang hampir nyambung itu sudah biasa. Kecuali klien yang minta dicukur sendiri, baru aku turuti,” tambahnya.
MUA yang Lebih Fleksibel
Berbeda dengan Ery, Riza seorang MUA dari Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri lebih memilih mencukur alis klien untuk alasan teknis.
“Kalau alis dicukur, hasil riasan akan lebih rapi. Bentuknya bisa disesuaikan dan gak terganggu bulu-bulu asli yang kadang tetap kelihatan,” jelas Riza.
Menurutnya, mencukur alis memudahkan saat menyamakan bentuk kanan dan kiri, terutama bagi klien yang memiliki alis sangat tebal atau bentuk yang asimetris.
Jadi, Harus Cukur Alis atau Tidak?
Jawabannya tergantung pada kenyamanan dan preferensi masing-masing. Setiap MUA punya pendekatan sendiri, dan sebaiknya calon pengantin bisa berdiskusi lebih awal sebelum hari-H.
Kalau kamu keberatan dengan alis dicukur, tak perlu khawatir kamu bisa memilih MUA yang memang menyesuaikan teknik rias tanpa harus mencukur alis. Pastikan kamu memilih MUA yang visinya sejalan dengan harapanmu.
Karena pada akhirnya, pernikahan adalah momen sekali seumur hidup. Riasan memang penting, tapi kenyamanan dan rasa percaya diri adalah kunci utama untuk tampil menawan.(*)
Editor : Mahfud