Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Merinding Lihat yang Raksasa? Bisa Jadi Kamu Punya Megalophobia! Begini Penjelasannya

Internship Radar Kediri • Sabtu, 17 Mei 2025 | 04:20 WIB
Merinding Lihat yang Raksasa? Bisa Jadi Kamu Punya Megalophobia! Begini Penjelasannya
Merinding Lihat yang Raksasa? Bisa Jadi Kamu Punya Megalophobia! Begini Penjelasannya

JP Radar Kediri – Bagi sebagian orang, bangunan raksasa seperti gedung pencakar langit atau patung kolosal bisa jadi objek yang menakjubkan.

Tapi bagi sebagian lainnya, justru jadi sumber ketakutan luar biasa. Fenomena ini dikenal dengan nama megalophobia yaitu ketakutan irasional terhadap benda-benda berukuran besar.

Megalophobia termasuk dalam kategori fobia spesifik. Pengidapnya bisa merasakan kecemasan ekstrem saat berada dekat atau bahkan hanya melihat objek besar, baik secara langsung maupun lewat gambar.

Reaksinya bisa bermacam-macam, mulai dari gemetar, jantung berdebar, hingga napas terasa sesak.

Yang menarik, fobia ini tak selalu muncul sejak lahir.

Para pakar kesehatan jiwa menyebut megalophobia bisa muncul akibat pengalaman traumatis, pengaruh visual yang ekstrem, atau bahkan karena kondisi psikologis lain yang belum ditangani.

Tak hanya bangunan tinggi, pemicunya bisa berupa kapal pesiar, pesawat jumbo, patung raksasa, gunung besar, hingga lautan luas.

Objek-objek ini, yang bagi kebanyakan orang terlihat megah dan memukau, justru menimbulkan rasa takut luar biasa bagi pengidapnya.

Salah satu terapi yang kerap direkomendasikan adalah terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioral therapy (CBT).

Terapi ini membantu penderita mengelola pikirannya agar lebih rasional dalam merespons objek besar.

Selain itu, teknik relaksasi seperti meditasi dan latihan pernapasan juga bisa membantu mengurangi kecemasan.

Jika Anda merasa memiliki gejala serupa atau mengenal seseorang yang mengalaminya, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Penanganan yang tepat bisa membantu mengatasi ketakutan ini dan meningkatkan kualitas hidup.

Ingat, setiap fobia bisa disembuhkan dengan pendekatan yang tepat dan dukungan yang cukup.

Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#rasa takut #takut #phobia #berlebihan