Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kucing Sphynk, Bukan Ras Kucing Dari Mesir. Lalu Dari Mana?

Jauhar Yohanis • Senin, 14 April 2025 | 21:06 WIB
Kucing Sphynx, ras kucing tanpa bulu
Kucing Sphynx, ras kucing tanpa bulu

Apa yang istimewa dari Sphynx? Beberapa penggemar ras populer ini akan mengatakan bahwa kucing ini memiliki tampilan dan gaya yang tidak biasa.

Mata berbentuk lemon yang penuh perasaan, telinga yang besar, perut terlihat penuh, dan kepribadian yang berorientasi pada manusia.

Yang lain mungkin bersikeras bahwa kucing ini memiliki kulit yang hampir telanjang. Sering disebut sebagai suede hangat.

Kedua  pemikiran tersebut sepenuhnya benar! Daya tarik unik dari ras ini sangat luas cakupannya dan memikat para pecinta kucing sejak pandangan pertama. Atau sentuhan pertama!

Sejarah Ras

Prof Ronny R Noor, Guru Besar IPB University dalam website resmi IPB menjelaskan bahwa banyak yang mengira ras kucing ini berasal dari Mesir. Ini terjadi karena namanya, Sphynx. 

Sphynx yang ada saat ini merupakan hasil mutasi spontan yang pertama kali terjadi pada tahun 1966. Seekor kucing domestik melahirkan anak kucing tanpa bulu di Toronto, Kanada.

Gen tersebut ditemukan sebagai gen resesif alami dan dengan persilangan dengan kucing lain yang berbulu normal. Muncullah kucing tanpa bulu. Diperkirakan proses hingga muncul ras tanpa bulu ini setelah 30 tahun.

Sphynx dapat mengklaim sebagai ras kucing Kanada pertama. Dua kucing kelahiran Amerika yang menunjukkan mutasi yang sama muncul di Minnesota pada tahun 1975. Dua kucing tersebut diberi nama Epidermis dan Dermis.

Mereka dibiakkan dengan American Shorthair dan Devon Rex, dan dimasukkan ke dalam kumpulan gen Sphynx yang sedang berkembang. Sphynx diterima untuk didaftarkan oleh CFA (Tge Cat Fanciers' Association) pada tahun 1998 dan maju ke status Kejuaraan pada tahun 2002.

Sifat-sifat

Sphynx adalah kucing yang selalu penasaran (curious), supel, sangat cerdas, dan sama sekali tidak pemalu. Sphynx akan mengomunikasikan kebutuhannya—yang biasanya berkisar pada perhatian atau makanan—dengan sangat jelas, dengan terus mengeong saat mengikuti Anda.

Meskipun tidak selalu berisik, tetapi juga bukan pendiam. Meskipun sifat mereka yang suka menuntut mungkin tidak disukai semua orang, siapapun yang menanggapinya akan dihargai dengan persahabatan yang setia yang sulit ditiru di tempat lain.

Kucing ini tidak hanya mendambakan perhatian dan kasih sayang, mereka juga merupakan magnet yang hangat. Ia akan menghabiskan waktu berjam-jam menempel di sisi Anda untuk merasakan kehangatan.

Inilah yang menyebabkan kucing ini sangat populer di kalangan anak-anak. Tetapi tetapi anak-anak harus cukup dewasa untuk memahami bahwa kulit kucing Sphynx itu halus dan tidak cocok untuk permainan kasar.

Ini adalah salah satu ras yang harus dipelihara bersama kucing lain. Terutama sesame kucing Sphynx. Kucing ini tidak akan baik-baik saja jika dibiarkan sendiri terlalu lama. Bila ingin memelihara kucing ini, sangat disarankan memelihara lebih dari seekor.

Ciri Fisik

Sphynx adalah kucing berukuran sedang dan kekar. Kulitnya banyak kerutan yang terlihat. Kucing ini memiliki tulang yang kokoh.  Perkembangan ototnya cukup baik. Perutnya terlihat besar. Seolah-olah mereka baru saja menghabiskan makan malam yang lezat.

Biasanya cukup banyak kerutan di kepala. Seakan si kucing berfikir sesuatu. Ciri-ciri utama lainnya termasuk mata berbentuk lemon yang mencolok. Telinganya besar seperti kelelawar. Tapak kakinya tebal. Jari-jari kaki juga lebih panjang dari kucing kebanyakan.

Kucing Jantan biasanya lebih besar daripada betina.

Perawatan 

Meskipun 'trondol' kucing sphynx bukan berarti tidak berbulu sama sekali.  Beberapa bulu pendek biasanya terdapat di hidung, telinga, dan ekor. Perubahan musim dan hormon juga dapat memengaruhi perkembangan bulu.

Kucing ini memiliki kulit yang sangat berminyak. Oleh karena itu ia memerlukan mandi secara teratur. Hal ini membantu mengurangi jumlah alergen yang ada pada kulit.

***

 

Editor : Jauhar Yohanis
#kucing #Sphynx #binatang #kanada