JP Radar Kediri – Bagi kamu yang hobi menanam tanman hias, merawat dan memberi pupuk menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Pemberian pupuk pada tanaman berperan penting agar tanaman bisa tampak subur dan sehat.
Tak melulu menggunakan pupuk kimia, kamu bisa menggunakan pupuk organik salah satunya dengan memanfaatkan sampah dapur.
Beberapa bahan organik sisa makanan atau minuman ternayta mengandung nitrogen maupun fosfor yang baik untuk pertumbuhan tanaman.
Oleh karena itu jangan buru-buru dibuang, berikut sampah dapur yang bisa kamu gunakan untuk menyuburkan tanaman:
1. Ampas Kopi
Kandungan nitrogen dalam ampas kopi bagus untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi konsentrasi logam berat di tanah.
Selain itu, ampas kopi juga bermanfaat untuk mengusir hama perusak tanaman seperti siput dan bekicot.
Untuk menjadikan ampas kopi sebagai pupuk, kamu bisa menaburkannya secara merata di permukaan tanah atau dengan melarutkannya dengan air tawar untuk disiram ke tanaman.
2. Kulit Pisang
Kulit pisang membantu memperkuat tanaman, memaksimalkan pertumbuhan, dan melindungi dari penyakit. Hal ini karena kulit pisang kaya akan fosfor dan potasium yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.
Untuk itu, jangan buru-buru membuang kulitnya usai makan pisang. Kamu bisa merajangnya kecil-kecil dan taburkan di dalam tanah dekat dengan akarnya.
Atau kamu bisa nutrisinya dengan merendam kulit pisang dalam air tawar selama 3-4 hari, kemudian semprotkan airnya ke tanaman.
3. Ampas Teh
Nitrogen dalam sisa daun teh dan teh kantong dapat menambahkan dan menyeimbangkan kadar karbon dalam tanaman hias.
Selain itu, menaburkan ampas teh dapat menjaga kelembapan tanah, meningkatkan kadar oksigen, menghambat gulma, dan mempertahankan struktur tanah sehingga taman lebih indah.
4. Kulit Bawang
Kulit bawang mengandung potasium, kalsium, zat besi, magnesium, dan tembaga yang bagus untuk bahan alami untuk menyuburkan tanaman hias.
Kamu bisa mengambil 2-3 genggam kulit bawang dan rendam dalam 1 liter air selama semalaman. Setelah air berubah warna dan mengental, saring untuk mendapat airnya saja.
Siram tanaman 3-4 kali dalam sebulan. Kamu juga bisa menggunakan kulit bawang sebagai mulsa organik untuk menghambat pertumbuhan gulma tanaman.
5. Cangkang telur
Kalsium yang ditemukan dalam kulit atau cangkang telur membantu tanaman membangun struktur sel yang kuat. Selain itu, tanaman yang kekurangan kalsium akan cepat mengalami pembusukan.
Untuk memanfaatkan cangkang telur sebagai pengganti pupuk, kamu bisa memberishkan cangkang terlebih dahulu dan keringkan. Kemudian hancurkan cangkang telur sampai halus seperti bubuk.
Selanjutnya, taburkan secara merata di permukaan tanah. Bubuk cangkang telur Anda akan secara otomatis diserap oleh tanah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah