JP Radar Kediri- Kopi merupakan minuman yang memiliki banyak sekali peminat.
Banyak orang yang suka mengonsumsi kopi karena kopi memiliki efek untuk menghilangkan ngantuk.
Tak hanya sebagai minuman, kopi bahkan sudah bisa dianggap sebagai gaya hidup.
Meminum kopi setiap hari bagi beberapa orang seperti sudah menjadi kewajiban.
Beberapa orang bahkan juga sering untuk mampir di sebuah kedai kopi (cafe) untuk bekerja sambil meminum kopi atau sekedar bersantai bersama teman.
Banyak orang yang suka mengonsumsi kopi karena kopi memiliki efek untuk menghilangkan ngantuk.
Selain untuk menghilangkan rasa ngantuk, kopi juga bisa untuk meningkatkan mood ketika merasa ngantuk dan jenuh di pertengahan hari.
Meski demikian, kopi ternyata tak selalu memberikan dampak baik, kopi juga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Hal ini dikarenakan kadein yang terkandung falam kopi memiliki efek diuresis takikardi yang menyebabkan detak jantung menjadi lebih cepat.
Tak hanya itu, kafein juga dapat mempengaruhi kantung kemih dan membuat durasi buangair kecil menjadi lebih sering.
Namun, apakah kebiasaan minum kopi setiap hari memiliki efek pada lambung?
Studi menunjukkan bahwa meminum seridaknya satu cangkir kopi setiap hari dapat menurunkan risiko cedera ginjal akut.
Studi tersebut manyatakan bahwa orang yang mengonsumsi kopi setiap hari dinilai dapat mengurangi penurunan rusini cedera ginjal akit sebesar 15 persen.
Selain itu orang yang mengonsumsi dua atau tiga kali sehari memiliki risiko lebih besar untuk terhindar dari penyakit teesebut (23 persen lebih rendah).
Meskipun demikian, para ahli menyarankan minum kopi dalam batas yang wajar.
Batas aman tubuh dalam mengonsumsi kopi pada umumnya 1-2 cangkir kopi per hari atau 200-400 mg kafein.
Jika mengonsumsi kopi lebih dari batas tersebut, dikhawatirkan ginjal akan terkena efek negatif seperti tekananan darah tinggi atau lebih parahnya terkena batu ginjal.
Untuk itu, penting bagi kita untuk menjaga batas dalam mengonsumsi kopi setiap harinya.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira