JP Radar Kediri – Kucing adalah hewan berbulu berdarah panas yang terkenal dengan kemandiriannya.
Kucing juga bisa memandikan tubuhnya. Bahkan kegiatan mandinya bisa lebih lama dari pada kita. Karena kucing menghabiskan sebanyak 40 persen waktunya dalam sehari hanya untuk mandi.
Mandi dalam kategori kucing adalah proses membersihkan dirinya atau menyisir bulu-bulunya menggunakan duri-duri kecil yang menonjol pada lidahnya.
Namun, pasti ada kalanya kucing memerlukan mandi dengan menggunakan air dan shampo khusus. Pertanyaannya, seberapa sering kah kita harus memandikan kucing?
Jawabannya, cukup satu kali dalam satu bulan.
Seberapa seringnya kucing mandi juga tergantung dengan dimana kucing tersebut banyak menghabiskan waktu.
Semakin banyak kucing menghabiskan waktu untuk bermain diluar, frekuensi seberapa sering mandi juga bisa menjadi lebih banyak.
Tidak hanya lingkungan dimana ia menghabiskan waktu paling banyak, tetapi juga ada kondisi tertentu dimana kucing harus mandi.
Saat tubuhnya bau, terkena suatu cairan atau hal lainnya yang membuat tubunya menguarkan bau yang tidak sedap.
Maka, kucing harus mandi menggunakan air dan juga shampo.
Jika kucing tidak terlalu banyak menghabiskan waktu diluar rumah dan tidak bau, mungkin memandikannya bisa dua bulan sekali.
namun, perlu diperhatikan juga. Semakin sering kucing mandi juga tidak baik untuk kesehatan kulit dan bulunya.
Mengapa? Bukannya sering mandi akan membuat kucing bulu kucing menjadi bersih, wangi, dan halus. Kucing juga menjadi bersih. Lalu, mengapa tidak boleh terlalu sering memandikannya?
Terlalu sering memandikan kucing akan menghilangkan lapisan minyak alami pada bulu kucing yang berfungsi menjaga kelembapan serta menghindarkan kucing dari bakteri.
Saat memandikan kucing, juga perlu diperhatikan kandungan shampoo yang digunakan. Sebab ada beberapa shampo yang menggunakan bahan kimia dalam campurannya yang berkemungkinan memberikan efek samping pada kulit serta bulu kucing.
Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira