Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kucing dan Anjing punya Cara Tersendiri dalam Memilih Makanan, Salah Satunya Perbedaan Mengecap Rasa

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 18 Maret 2025 | 20:48 WIB
Kucing dan Anjing punya Cara Tersendiri dalam Memilih Makanan, Salah Satunya Perbedaan Mengecap Rasa
Kucing dan Anjing punya Cara Tersendiri dalam Memilih Makanan, Salah Satunya Perbedaan Mengecap Rasa

JP Radar Kediri – Bagi Anda yang memelihara kucing dan anjing sekaligus pasti bertanya-tanya apakah boleh memberikan makanan anjing pada kucing.

Sebenarnya memberikan makanan anjing pada kucing tidaklah bermasalah. Namun jika dilakukan secara terus menerus maka tidak baik bagi kesehatan kucing.

Kucing adalah hewan karnivora. Mereka membutuhkan protein dan lemak hewan untuk menyeimbangkan sistem tubuhnya agar berfungsi dengan baik.

Sedangkan anjing adalah hewan omnivora. Mereka dapat memakan apapun termasuk sayuran dengan mudah. Pola makan anjing pun juga lebih fleksibel.

Oleh karena itu jika kucing diberi makanan anjing secara terus menerus maka kebutuhan tubuhnya tidak terpenuhi dan dapat berdampak pada kesehatan kucing.

Perbedaan Makanan Kucing dan Anjing

1. Rasa

Kucing dan anjing memiliki pengecap rasa yang perbeda. Kucing tidak dapat mengecap rasa manis. Sedangkan anjing dapat mengecap rasa manis.

Makanan kucing dirancang sedemikian rupa dengan rasa yang sesuai pada selera kucing. Terkadang kucing juga pilih pilih makanan.

2. Taurin

Kucing adalah salah satu hewan yang dapat menghasilkan taurin. Oleh sebab itu mereka juga membutuhkan makanan yang mengandung taurin untuk menjaga kesehatannya. Jika kucing kekurangan taurin maka akan berdampak buruk pada kesehatannya.

 

3. Asam Arakidonat

Kucing tidak dapat membuat asam ini sendiri dalam tubuhnya. Sedangkan anjing memiliki kemampuan membuat asam arakidonat dalam tubuhnya.

Oleh karena itu Kucing membutuhkan makanan yang mengandung asam arakidonat lebih banyak dari pada anjing.

Selain itu beberapa makanan anjing mengandung bahan makanan yang berbahaya bagi kucing. Seperti, glikol, etilen glikol, bawang merah dan bawang putih.

Dampak Buruk Pada Kucing

Jika Anda memberikan makanan anjing pada kucing secara terus menerus maka akan berdampak buruk pada kucing kesayangan Anda.

Nutrisi yang dikandung oleh makanan anjing berbeda dengan makanan kucing. Kucing membutuhkan protein lebih banyak dari pada anjing.

Beberapa makanan anjing memang mengandung protein yang tinggi. Namun sebagian tidak mencapai presentase yang dibutuhkan kucing.

Selain protein, kucing juga membutuhkan vitamin A, taurin, asam arakidonat, lebih banyak dari pada anjing.

Jika kucing kekurangan nutrisi yang dibutuhkan maka akan berdampak buruk pada kesehatannya.

Mereka dapat mengalami lemah otot, lesu, hingga masalah jantung, ginjal, dan penyakit kulit.

Oleh karena itu  disarankan agar tidak memberikan makanan anjing pada kuicng secara terus menerus.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#anabul #radar kediri #jawa pos radar kediri #kediri #berita hari ini #kucing #hewan peliharaan #anjing