Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Apa Itu Fomo dan Cara Mengatasinya

Redaksi Radar Kediri • Minggu, 2 Maret 2025 | 05:04 WIB
FOMO menjadi salah satu tren anak muda sekarang
FOMO menjadi salah satu tren anak muda sekarang

JP Radar Kediri - Pernah merasa gelisah saat melihat teman-teman menghadiri acara seru, mencoba tren terbaru, atau membagikan pengalaman menarik di media sosial? Jika iya, bisa jadi kamu sedang mengalami FOMO (Fear of Missing Out). Istilah ini menggambarkan perasaan takut ketinggalan sesuatu yang sedang tren atau menarik, yang akhirnya membuat kita merasa kurang puas dengan apa yang kita miliki.

 

Di era digital seperti sekarang, FOMO semakin umum terjadi, terutama karena media sosial yang selalu memperlihatkan kehidupan orang lain yang tampak "sempurna." Tapi, jangan khawatir! Ada cara untuk mengatasi FOMO agar hidup lebih tenang dan bahagia. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

 

Apa Itu FOMO dan Mengapa Bisa Terjadi?

FOMO adalah perasaan cemas yang muncul ketika seseorang merasa tertinggal dari pengalaman sosial, tren, atau kesempatan tertentu. Biasanya, FOMO terjadi karena:

 

Media sosial yang menampilkan kehidupan orang lain seolah lebih seru dan menyenangkan.

Tekanan sosial untuk selalu up-to-date dengan tren terbaru.

Perasaan tidak ingin tertinggal dalam hal pengalaman, karier, atau gaya hidup.

Takut kehilangan peluang, baik dalam hubungan, pekerjaan, atau hiburan.

Orang yang mengalami FOMO sering kali merasa kurang puas dengan kehidupannya sendiri karena terus membandingkan dengan orang lain. Padahal, apa yang ditampilkan di media sosial belum tentu mencerminkan kenyataan sebenarnya.

 

Dampak Negatif FOMO

Jika tidak dikendalikan, FOMO bisa berdampak buruk, seperti:

 

  1. Kecemasan dan stres karena merasa selalu tertinggal.
  2. Menurunnya kepercayaan diri akibat sering membandingkan diri dengan orang lain.Kebiasaan impulsif, seperti membeli sesuatu hanya karena tren.
  3. Kurang menikmati momen saat ini karena sibuk melihat apa yang dilakukan orang lain.
  4. Ketergantungan berlebihan pada media sosial, yang bisa mengganggu kesehatan mental.

 

Cara Mengatasi FOMO Agar Hidup Lebih Tenang

Jika kamu sering mengalami FOMO, jangan khawatir! Berikut beberapa tips yang bisa membantu:

 

  1. Kurangi Waktu di Media Sosial

Coba batasi waktu penggunaan media sosial agar tidak terlalu sering melihat kehidupan orang lain yang tampak "sempurna." Kamu bisa menggunakan fitur pengingat waktu atau bahkan melakukan detoks digital sesekali.

 

  1. Fokus pada Apa yang Kamu Miliki

Alih-alih sibuk membandingkan diri dengan orang lain, cobalah bersyukur atas apa yang kamu punya. Setiap orang memiliki jalannya sendiri, dan kehidupan yang tampak sempurna di media sosial belum tentu mencerminkan realitas.

 

  1. Lakukan Hal yang Membuat Bahagia

Cari kegiatan yang benar-benar membuatmu bahagia, bukan hanya mengikuti tren semata. Bisa dengan membaca buku, berolahraga, belajar keterampilan baru, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat.

 

 Baca Juga: Cara Mengatasi Tremolo Gitar yang Tidak Kembali ke Posisi Semula

 

  1. Berlatih JOMO (Joy of Missing Out)

Berbeda dengan FOMO, JOMO (Joy of Missing Out) adalah perasaan bahagia karena tidak selalu ikut dalam segala hal. Belajarlah menikmati momen tanpa merasa harus selalu terlibat dalam setiap tren atau acara.

 

  1. Jangan Takut Ketinggalan Tren

Tidak ada salahnya untuk tidak selalu mengikuti tren terbaru. Ingat, tren akan selalu berubah, dan kamu tidak harus selalu menjadi bagian dari itu. Pilihlah tren yang benar-benar bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhanmu.

 

  1. Bangun Koneksi Nyata dengan Orang Sekitar

Terkadang, terlalu fokus pada dunia digital membuat kita lupa dengan hubungan di dunia nyata. Luangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan keluarga, teman, atau komunitas yang membuatmu merasa lebih dihargai dan diterima.

 

  1. Latih Mindfulness dan Self-Care

Mindfulness atau kesadaran penuh dapat membantu mengurangi kecemasan akibat FOMO. Coba praktikkan meditasi, journaling, atau sekadar menghabiskan waktu sendirian untuk lebih mengenali diri sendiri dan menikmati momen saat ini.

 

FOMO adalah perasaan yang wajar, terutama di era digital yang serba cepat ini. Namun, jika dibiarkan, FOMO bisa membuat kita terus merasa cemas dan tidak puas dengan kehidupan sendiri. Dengan mengurangi penggunaan media sosial, lebih bersyukur, dan fokus pada kebahagiaan diri sendiri, kamu bisa mengatasi FOMO dan hidup lebih tenang.


Penulis : Naufal Indra Mahardika

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#fomo #anak muda #tren