KEDIRI, JP Radar Kediri – Salat Subuh merupakan salah satu salat fardhu yang memiliki keutamaan besar.
Bagi sebagian besar penganut Mazhab Syafi'i, salat Subuh identik dengan membaca doa qunut pada rakaat kedua setelah i'tidal.
Namun, sebagai manusia yang tak luput dari kelalaian, tidak jarang seorang muslim lupa atau bahkan tertinggal untuk membacanya.
Lantas, apa yang harus dilakukan? Jawabannya adalah Sujud Sahwi. Kelupaan dalam ibadah, termasuk lupa membaca doa qunut, adalah hal yang wajar dan sudah menjadi ketetapan dalam syariat Islam. Rasulullah SAW sendiri bersabda:
إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ فَإِذَا نَسِيتُ فَذَكِّرُونِي
"Sesungguhnya aku adalah manusia biasa seperti kalian, aku bisa lupa sebagaimana kalian lupa. Maka jika aku lupa, ingatkanlah aku." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam Mazhab Syafi'i, membaca doa qunut pada salat Subuh adalah sunnah ab'adh. Sunnah ab'adh adalah sunnah yang sangat dianjurkan, dan jika ditinggalkan secara tidak sengaja (lupa), dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi sebelum atau sesudah salam.
Meninggalkan sunnah ab'adh tidak membatalkan salat, namun salatnya dianggap kurang sempurna. Untuk menutupi kekurangan ini, syariat memberikan solusi berupa sujud sahwi.
Sujud sahwi (sujud karena lupa) adalah dua sujud yang dilakukan di akhir salat atau sebelum salam untuk menutupi kekurangan yang terjadi akibat lupa dalam pelaksanaan salat.
Tata cara melakukan sujud sahwi setelah lupa qunut sebagai berikut. Setelah membaca tasyahud akhir dan sholawat, akan mengucapkan salam ke kanan. Namun, jangan langsung salam ke kiri.
Niat Sujud Sahwi didalam hati, niatkan untuk melakukan sujud sahwi karena lupa membaca doa qunut.
Lakukan dua kali sujud dengan membaca bacaan sujud seperti biasa:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
"Subhaana robbiyal a'laa wa bihamdih" (Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan dengan segala puji bagi-Nya).
Setelah duduk dari sujud sahwi yang kedua, lalu lengkapi dengan salam ke kiri.
Penting untuk diingat, mayoritas ulama berpendapat sujud sahwi dilakukan setelah salam (sebelum salam kedua), ketika penyebabnya adalah karena meninggalkan sunnah ab'adh, seperti doa qunut.
Jika baru teringat setelah melakukan salam sempurna (ke kanan dan ke kiri), tetap disyariatkan untuk melakukan sujud sahwi asalkan belum terlalu lama (misalnya, belum berbicara hal-hal di luar zikir).
Jika sudah lama berlalu, salat Anda tetap sah dan tidak perlu diulang.
Jadi, lupa membaca doa qunut dalam salat Subuh adalah hal yang dimaklumi dalam Islam.
Syariat Islam sangat indah karena telah mengantisipasi kelemahan manusia dengan memberikan solusi praktis, yaitu sujud sahwi.
Editor : Anwar Bahar Basalamah