Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

April Mop dalam Pandangan Islam, Bolehkah Bercanda dengan Kebohongan?

Dita Citra Oktaviana • Rabu, 1 April 2026 | 14:11 WIB
April Mop Menurut Islam
April Mop Menurut Islam

JP Radar Kediri - Setiap tanggal 1 April, banyak orang merayakan April Mop atau April Fools dengan saling mengerjai melalui kebohongan atau prank. Namun, bagaimana sebenarnya hukum April Mop dalam pandangan Islam?

Tradisi ini memang identik dengan lelucon yang melibatkan unsur kebohongan. Dalam praktiknya, seseorang sengaja menipu orang lain untuk membuatnya tertawa atau bahkan mempermalukannya.

Baca Juga: April Mop 1 April: Sejarah, Asal-Usul, dan Fakta Uniknya

Islam Melarang Kebohongan, Sekalipun untuk Bercanda

Dalam ajaran Islam, kejujuran merupakan nilai utama yang harus dijaga. Sebaliknya, kebohongan termasuk perbuatan tercela yang tidak dibenarkan dalam kondisi normal.

Bahkan, terdapat hadis yang menegaskan bahwa berbohong bukanlah ciri orang beriman, melainkan bagian dari sifat kemunafikan. 

Rasulullah bersabda : "Orang munafik memiliki tiga ciri: dia berbohong, mengingkari janji, dan mengingkari amanah." (Al-Bukhari dan Muslim)

Lebih tegas lagi, Rasulullah SAW juga memperingatkan tentang bahaya bercanda dengan kebohongan hanya untuk membuat orang lain tertawa.

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

Artinya: “Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Meskipun dibungkus sebagai candaan, kebohongan tetap tidak bisa dianggap ringan dalam Islam.

Baca Juga: Ramai Lelucon Prank Bertebaran di Sosial Media, Begini Makna Budaya April Mop

Mengapa April Mop Dipandang Tidak Diperbolehkan?

Ada beberapa alasan kuat mengapa April Mop tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam yakni sebagai berikut.

Jika dianalisis lebih dalam, masalahnya bukan sekadar bercanda, tetapi normalisasi kebohongan sebagai sesuatu yang dianggap wajar.

Baca Juga: Mengenal Mythomania, Gangguan Berbohong Kronis yang Viral di TikTok

Apakah Semua Candaan Dilarang dalam Islam?

Islam tetap membolehkan bercanda selama tidak mengandung kebohongan, tidak menyakiti, dan tidak merendahkan orang lain.

Ada kondisi tertentu di mana ucapan yang tidak sepenuhnya literal diperbolehkan, seperti untuk mendamaikan orang yang bertikai atau dalam situasi darurat. 

Hal tersebut dijelaskan oleh Nabi Muhammad dalam hadis berikut.

"Kebohongan diperbolehkan dalam tiga hal, laki-laki yang berbohong dalam peperangan, mendamaikan di antara yang bertikai, dan laki-laki yang berbohong kepada istrinya untuk membuatnya ridho."

Namun, konteks ini jelas berbeda dengan April Mop yang tujuannya murni untuk menjahili.

Baca Juga: Kamu Bisa Mendeteksi Apakah Sesesorang Berbohong atau Tidak, Ini 9 Ciri-cirinya

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#april mop dalam islam #april mop dalam pandangan islam #april fools dalam islam #april fools dalam pandangan islam #hukum april mop dalam islam