JP Radar Kediri – Salat Istikharah adalah salat sunnah yang dikerjakan untuk memohon petunjuk Allah SWT ketika menghadapi kebimbangan dalam memutuskan suatu perkara.
Istikharah berasal dari kata "al-khoir" yang berarti kebaikan. Sehingga salat ini bertujuan meminta Allah menunjukkan pilihan terbaik dalam urusan dunia maupun akhirat.
Salat Istikharah hukumnya sunnah mu’akkadah (sangat dianjurkan) berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW:
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا
"Dari Jabir bin Abdullah RA, ia berkata: Rasulullah SAW mengajarkan kami salat Istikharah dalam segala urusan..." (HR. Bukhari).
Salat Istikharah dapat dilaksanakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu terlarang untuk salat. Antara lain setelah salat Subuh hingga matahari terbit. Saat matahari tepat di tengah (waktu istiwa) hingga tergelincir.
Dan setelah salat Ashar hingga matahari terbenam. Waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir atau setelah salat sunnah tahajud.
Salat Istikharah terdiri dari dua rakaat dengan tata cara sebagai berikut. Pertama, niat salat istikharah yakni Usholli sunnatal istikhoroti rok’ataini lillahi ta’ala (Aku niat salat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.)
Kedua, bacaan surat setelah Al-Fatihah. Pada rakaat pertama surat Al-Kafirun. Sedangkan rakaat kedua surat Al Ikhlas. Ketiga, membaca doa setelah salat setelah salam.
bacalah doa Istikharah dengan khusyuk sebagai berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ
Artinya, "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon ketetapan dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon karunia-Mu yang agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka tetapkanlah untukku dan mudahkanlah bagiku, kemudian berikanlah berkah padaku. Namun jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka palingkanlah dariku dan palingkanlah aku darinya, serta tetapkanlah kebaikan untukku di mana pun kebaikan itu berada, kemudian ridhailah aku dengannya."
Tanda-tanda jawaban istikharah oleh Allah akan memberikan petunjuk melalui beberapa tanda. Pertama ketenangan hati terhadap salah satu pilihan. Kedua, kemudahan jalan ketika memutuskan sesuatu. Ketiga, mimpi yang jelas (meski tidak selalu terjadi). Keempat, terbukanya rezeki atau solusi yang tidak disangka-sangka.
Keutamaan salat istikharah ini antara lain mendapat petunjuk terbaik dari Allah. Terhindar dari penyesalan karena memilih dengan pertimbangan ilahi. Mendekatkan diri kepada Allah dalam setiap keputusan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah