Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Amalan Dashyat! Ini Keutamaan Salat Sunnah 6 Salam setelah Salat Maghrib.

Mohammad Basid Alharis • Senin, 14 Juli 2025 | 21:46 WIB

 

Pengasuh Ponpes Al Ishlah Kota Kediri KH Zubaduzzaman saat memberikan pengajian di HUT Radar Kediri.
Pengasuh Ponpes Al Ishlah Kota Kediri KH Zubaduzzaman saat memberikan pengajian di HUT Radar Kediri.

JP Radar Kediri – Dalam pengajian di Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Pos Radar Kediri ke- 26 pada Sabtu malam (12/7), Pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah Bandarkidul, Kota Kediri, KH Zubaduzzaman Thoha menyampaikan amalan yang sering luput dari perhatian, namun pahalanya besar.

Amalan itu adalah salat sunnah enam rakaat setelah Maghrib, yang biasa dilakukan dengan tiga kali salam (enam rakaat) atau disebut juga salat sunnah enam salam (dua rakaat salam sebanyak tiga kali).

Meskipun salat sunnah merupakan salah satu bentuk ibadah tambahan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, salat sunnah enam rakaat setelah maghrib ini memiliki keutamaan sering kali luput dari perhatian, padahal terdapat keutamaan luar biasa yang dijanjikan oleh Rasulullah ﷺ.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani dan Imam Ahmad, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa salat setelah Maghrib enam rakaat tanpa berkata-kata di antara salat tersebut, maka dicatat baginya pahala seperti pahala ibadah selama 12 tahun.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad dengan sanad hasan)

Meskipun hadits ini diperselisihkan derajatnya oleh sebagian ulama, banyak ulama salaf yang tetap mengamalkannya sebagai bentuk kecintaan terhadap ibadah sunnah.

Salat ini bisa dilakukan dengan rincian sebagai berikut. Jumlah rakaat sebanyak 6 rakaat. Salam setiap dua rakaat satu salam (total tiga salam). Waktu pelaksanaan setelah salat Maghrib hingga masuk waktu Isya.

Tidak diselingi pembicaraan duniawi antara rakaat-rakaat tersebut, agar mendapat keutamaan sebagaimana disebutkan dalam hadits.

Keutamaan salat sunnah enam rakaat setelah maghrib ini, pertama adalah pahala seperti ibadah selama 12 tahun. Keutamaan ini menunjukkan betapa besar nilai ibadah di sisi Allah, meskipun tampak ringan untuk dikerjakan.

Kedua, mendekatkan diri kepada Allah. Salat sunnah adalah salah satu sarana terdekat untuk mendapatkan cinta Allah. Dalam hadits Qudsi, Allah berfirman, “...Dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya...” (HR. Bukhari)

Ketiga, menghidupkan waktu antara Maghrib dan Isya. Waktu antara Maghrib dan Isya adalah waktu utama untuk beribadah. Mengisinya dengan salat sunnah membantu menenangkan hati dan menjauhkan dari kelalaian.

Keempat, menambah timbangan amal kebaikan di akhirat. Setiap rakaat salat sunnah akan menjadi pemberat amal kebaikan dan penolong di hari kiamat kelak.

Jadi, salat sunnah enam rakaat setelah Maghrib adalah amalan ringan namun bernilai luar biasa. Di tengah rutinitas harian, meluangkan waktu sekitar 10 sampai dengan 15 menit untuk menjalankannya bisa menjadi investasi akhirat yang tak ternilai.

Meski hukumnya sunnah, ganjarannya setara dengan ibadah bertahun-tahun suatu bentuk kasih sayang Allah bagi hamba-Nya yang mau beribadah lebih.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pengajian #amalan #ibadah #pahala #salat sunah