Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Burung Gelatik Jawa, Ternyata Kelangkaannya Bukan Hanya Karena Perburuan LIar

Nakula Agi Sada • Kamis, 10 April 2025 | 20:15 WIB

 

Burung Gelatik Jawa
Burung Gelatik Jawa

Burung gelatik belong, yang juga dikenal dengan sebutan gelatik jawa (Padda oryzivora), adalah salah satu burung endemik Indonesia yang menawan. 

Dulu, burung ini sering terlihat di persawahan dan perkampungan di Pulau Jawa dan Bali. Namun kini, keberadaannya di alam liar makin jarang terlihat, bahkan dikategorikan sebagai spesies terancam punah oleh lembaga konservasi dunia.

Gelatik belong memiliki penampilan yang mencuri perhatian. Tubuhnya mungil dengan bulu berwarna abu-abu keperakan, pipi putih mencolok, serta paruh dan mata berwarna merah terang yang unik. Kombinasi warna ini menjadikan gelatik belong salah satu burung hias paling digemari, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional.

Kehidupan burung ini sangat sosial. Gelatik belong senang hidup berkelompok, berterbangan bersama, dan saling berkomunikasi lewat kicauan pendek yang ramai dan nyaring. Suaranya memang tidak semerdu burung murai atau kenari, tapi suara cerewetnya punya daya tarik tersendiri, apalagi saat berkicau dalam kawanan.

Baca Juga: Burung Jalak Ternyata Tidak Hanya Di Indonesia. Ada Jalak Eropa. Apa Saja Keunikan nya?

Habitat alaminya meliputi area terbuka seperti sawah, padang rumput, semak belukar, hingga tepi hutan. Sayangnya, perubahan tata guna lahan, alih fungsi sawah, dan urbanisasi yang masif membuat habitat burung ini terus menyempit. Mereka kehilangan tempat mencari makan dan berkembang biak.

Dari segi pola makan, gelatik belong termasuk burung pemakan biji, terutama biji padi. Inilah mengapa mereka kadang dianggap hama oleh sebagian petani. Namun sebenarnya, kehadiran mereka juga membantu menyebarkan benih tanaman liar dan menjaga keseimbangan ekosistem di sawah.

Ancaman terbesar gelatik belong datang dari perburuan liar dan perdagangan ilegal. Karena kecantikannya, burung ini banyak diburu dan dijual ke luar negeri sebagai burung peliharaan. Ironisnya, gelatik belong kini justru lebih sering ditemukan di luar Indonesia daripada di habitat aslinya.

Baca Juga: Burung Sikatan Kipas,  Di Mana Burung Hidup dan Membuat Berkembang?

Melihat kondisi ini, berbagai lembaga konservasi dan pecinta burung mulai mengambil tindakan. Upaya penangkaran, edukasi publik, hingga pelarangan perdagangan liar mulai digalakkan. Pemerintah pun sudah memasukkan gelatik belong sebagai satwa dilindungi melalui peraturan resmi.

Kini, banyak penangkaran yang berhasil mengembangbiakkan gelatik belong secara legal. Bagi para pecinta burung, penting untuk memastikan bahwa burung yang dibeli berasal dari sumber yang bertanggung jawab, bukan hasil tangkapan dari alam. Ini adalah langkah sederhana namun penting dalam menjaga kelestariannya.

Gelatik belong bukan sekadar burung hias. Ia adalah bagian dari identitas alam Indonesia yang kaya dan unik. Keberadaannya di alam liar menjadi simbol harmoni antara manusia dan alam. Jika kita tidak bertindak sekarang, generasi mendatang mungkin hanya bisa melihatnya dari gambar dan cerita

Editor : Jauhar Yohanis
#pasar burung bratang #burung endemik #Jalan Pramuka #gelatik #jawa #burung