Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Di Balik Alasan Mengapa Banyak Orang Menikah di Bulan Syawal

Mohammad Basid Alharis • Senin, 7 April 2025 | 18:25 WIB
Ilustrasi pengantin yang melangsungkan pernikahan.
Ilustrasi pengantin yang melangsungkan pernikahan.

JP Radar Kediri- Bulan Syawal adalah bulan yang penuh dengan keberkahan setelah umat Islam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk merayakan kemenangan dengan berhari raya Idul Fitri dan melakukan berbagai aktivitas yang membawa manfaat.

Salah satu tradisi yang sering dilakukan adalah pernikahan, di mana banyak pasangan yang memilih untuk melangsungkan akad nikah pada bulan Syawal.

Berikut adalah beberapa keutamaan menikah pada bulan Syawal.

Pertama, pernikahan sebagai sunnah Nabi Muhammad SAW.

Pernikahan adalah salah satu sunnah Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan dalam agama Islam.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Nikah itu adalah sunnahku, barang siapa yang membenci sunnahku, maka dia bukan dari golonganku." (HR. Bukhari).

Pernikahan merupakan jalan yang halal untuk memenuhi kebutuhan biologis dan spiritual seorang Muslim.

Menikah di bulan Syawal memiliki nilai keberkahan tersendiri, karena bulan ini adalah bulan yang penuh rahmat setelah berakhirnya Ramadan.

Menikah pada bulan Syawal bisa menjadi salah satu cara untuk memperbaharui niat dan memperkuat tekad dalam menjalani hidup berumah tangga sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Kedua, memulai kehidupan baru setelah Ramadan.

Bulan Syawal adalah bulan yang penuh dengan semangat baru setelah seseorang berhasil menjalani ibadah puasa

Ramadan dengan penuh keimanan. Memulai kehidupan berumah tangga di bulan ini bisa diartikan sebagai simbol keberanian untuk memulai lembaran baru.

Kehidupan yang baru setelah menikah menjadi langkah yang penuh berkah dan dapat dimulai dengan penuh semangat dan keberkahan dari Allah SWT.

Ketiga, mendapatkan keberkahan dari Hari Raya Idul Fitri.

Hari Raya Idul Fitri, yang jatuh pada awal bulan Syawal, adalah hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani puasa di bulan Ramadan.

Dalam konteks pernikahan, bulan Syawal yang dimulai dengan hari raya ini bisa menjadi momentum yang baik untuk memulai kehidupan baru dengan pasangan.

Pernikahan yang dilaksanakan setelah berakhirnya Ramadan, pada bulan yang penuh dengan kegembiraan, dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan yang berlimpah bagi pasangan yang menikah.

Keempat, mengikuti tradisi yang baik. Dalam budaya Islam, menikah pada bulan Syawal bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam.

Menikah setelah bulan Ramadan, khususnya pada bulan Syawal, dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk memulai kehidupan rumah tangga yang penuh dengan rahmat dan kebahagiaan.

Banyak orang memilih bulan Syawal karena pada bulan ini suasana Idul Fitri yang penuh kegembiraan memberikan nuansa positif yang bisa memperkuat ikatan pernikahan.

Kelima, meningkatkan rasa syukur dan keikhlasan. Setelah berpuasa selama sebulan penuh, umat Islam di bulan Syawal diajak untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Dengan menikah di bulan ini, pasangan yang melangsungkan pernikahan dapat merasakan betapa besar nikmat dan keberkahan yang mereka terima.

Menikah merupakan wujud rasa syukur atas segala karunia Allah dan kesempatan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Keenam, keberkahan dalam menikah setelah Ramadan.

Menurut sebagian ulama, bulan Syawal dianggap sebagai bulan yang penuh berkah, dan menikah pada bulan ini bisa menjadi bagian dari mencari keberkahan dalam kehidupan.

Dalam Islam, ada ajaran bahwa setiap kegiatan yang dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai dengan syariat akan mendapatkan pahala dan berkah dari Allah SWT.

Oleh karena itu, menikah pada bulan Syawal bisa menjadi cara untuk memulai kehidupan berumah tangga dengan niat yang baik dan mendapatkan keberkahan dari Allah.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #menikah #umat islam #bulan syawal #jawapos #alasan menikah #syawal