Kehicap ranting (Hypothimis azurea)ada yang menyebut Sumsuma, juga kabopur (Yapen). Burung ini sejenis burung sikatan dan branjangan lumpur.
Ciri fisiknya, panjang sekitar 16 cm. Mereka menghuni hutan di belahan Afrika sub-Sahara, Asia tenggara, Australia dan sejumlah pulau Pasifik. Hanya sedikit spesies dari keluarga tersebut yang bermigrasi
Habitat Ideal
Burung ini memilih hutan dataran rendah dan hutan sekunder sebagai rumahnya. Mereka dapat ditemukan hingga ketinggian 900 meter di atas permukaan laut, mencari makan dan berkembang biak di antara pepohonan dan semak-semak.
Ciri Kehicap Jantan dan Betina
Kehicap Ranting jantan adalah perwujudan keindahan. Kepala, dada, punggung, dan ekornya berwarna biru cerah, kontras dengan sayapnya yang abu-abu lembut. Jambul hitam kecil di kepalanya dan pita hitam tipis di dadanya.
Sengkan yang betina mempunyai ciri kepala abu-abu kebiruan, dada abu-abu, serta punggung, sayap, dan ekor abu-abu kecoklatan.Perbedaan warna ini membantu mereka berkamuflase dengan lingkungan sekitar.
Baik jantan maupun betina mempunyai Iris mata berwarna coklat tua, dikelilingi oleh lingkaran mata biru terang yang mencolok. Paruhnya berwarna hitam kebiruan dengan ujung hitam. Kakinya memiliki warna hitam kebiruan.
Baca Juga: Penyakit pada Burung Cendet: Nama, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Makanan
Sebagai pemakan serangga, Kehicap Ranting memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Mereka aktif mencari serangga kecil di antara dedaunan dan ranting-ranting rendah.
Perilaku Sosial
Burung ini dikenal aktif, penuh rasa ingin tahu, dan mudah tertarik oleh suara-suara di sekitarnya. Mereka sering bergabung dalam kelompok campuran dengan burung lain, menciptakan suasana ramai dan hidup di bagian bawah hutan. Kehadiran mereka menambah vitalitas ekosistem hutan.
Siklus Reproduksi
Kehicap Ranting membangun sarang berbentuk cawan yang rumit dari serat tumbuhan, lumut, dan jaring laba-laba. Sarang ini biasanya ditempatkan di cabang pohon, beberapa meter dari tanah. Mereka bertelur 2-3 butir berwarna kuning tua dengan bintik coklat merah, biasanya antara Januari hingga Juni.
Baca Juga: Burung Opior Timur, Penjaga Keseimbangan Alam, Salah Satunya Mengendalikan Populasi Serangga
Jejak Geografis
Burung Kehicap Ranting memiliki penyebaran geografis yang luas, meliputi India, Cina, Asia Tenggara, Semenanjung Malaysia, Sunda Besar, dan Filipina. Di Indonesia, mereka dapat ditemukan di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Nusa Tenggara, menunjukkan kemampuan adaptasi mereka terhadap berbagai lingkungan. (Gie)
Editor : Jauhar Yohanis