Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Sahabat Rasul: Kisah Ummu Sulaim, Perempuan Mulia dengan Mahar Paling Mulia

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 18 Maret 2025 | 21:57 WIB
Kisah Ummu Sulaim, Perempuan Mulia dengan Mahar Paling Mulia
Kisah Ummu Sulaim, Perempuan Mulia dengan Mahar Paling Mulia

JP Radar Kediri – Ummu Sulaim merupakan salah satu sahabat Rasulullah yang mulia dengan kecerdasannya dan kemampuannya dalam berdakwah.

Beliau memiliki paras yang cantik dengan kepribadian yang mulia. Beliau juga memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam.

Sebelum menjadi perempuan yang shalihah Ummu Silaim telah menikah dengan sepupunya yang bernama Malik bin Nadhr.

Dari pernikahan tersebut keduanya dikaruniai seorang putra bernama Anas bin Malik. Setelah Islam datang dan mendapatkan hidayah, Ummu Sulaim akhirnya memeluk Islam.

Mendengar kabar tersebut suaminya pun marah. Bahkan Ia bertambah marah lantaran Ummu Sulaim mendidik Anas dengan ajaran Islam.

Malik bin Nadhr pun meninggalkan Ummu Sulaim dan anaknya. Ia pergi ke negeri Syam dan tidak pernah kembali lagi.

Malik sudah tidak pernah peduli lagi kepada keluarganya. Hingga akhirnya Ia meninggal pada saat melakukan sebuah perjalanan karena dibunuh oleh musuhnya.

Mendengar kabar kematian Malik, Ummu Sulaim bersedih. Namun hal tersebut tidak akan mebuatny apatah semangat.

Ummu Sulaim mendidik Anas bin Malik dengan penuh kasih sayang dan membekalinya dengan ajaran Islam hingga Anas tumbuh dewasa.

Saat Anas telah dewasa, Ummu Sulaim membawanya kehadapan Rasulullah untuk mengabdi pada beliau. Rasulullah pun menyambut Anas dengan penuh suka cita.

Cerita penuh kekaguman akan Ummu Sulaim pun menyebar luas hingga sampailah cerita tersebut pada pendengaran Abu Thalhah.

Dengan penuh kekaguman dan niat yang baik Abu Thalhah pun menjumpai Ummu Sulaim untuk melamarnya dengan mahar yang begitu besar.

Namun Ummu Sulaim menolak lamaran Abu Thalhah lantaran beliau masih menjadi kafir. Dengan tegas Ummu Sulaim berkata,

“Aku tidak mungkin menikah dengan seorang lelaki musyrik. Wahai Abu Thalhah, tidakkah engkau tahu bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang diukir oleh seorang budak dan andai pun kalian nyalakan api di dalamnya, pastilah mereka terbakar."

Abu Thalhah sempat tertegun dengan apa yang beliau dengar dan lihat. Ia tak percaya niatnya yang tulus akan ditolak.

Abu Thalhah tetap berusaha merayu Ummu Sulaim dengan hartanya. Namun Ummu Sulaim tetap menolak dan berkata,

"Wahai Abu Thalhah, orang sepertimu tidaklah layak ditolak. Akan tetapi, engkau adalah laki-laki kafir, sedangkan aku adalah wanita mukminah. Tidaklah patut jika aku menikah denganmu."

Abu Thalhah pun bertanya, “Lantas apa yang kau inginkan? Apakah kau menginginkan emas dan perak?”

Ummu Sulaim menjawan, “Sungguh aku tidak menginginkan emas maupun perak. Namun, aku ingin engkau memeluk Islam.”

Abu Thalhah pun bertanya, “Siapakah orang yang dapat membawaku pada hal tersebut?” Dengan senag hati Ummu Sulaim menjawab, “Yang akan mengenalkan hal itu adalah Rasulullah SAW.”

Abu Thalhah pun bergegas untuk menemui Rasulullah. Pada saat itu Rasulullah sedang berkumpul bersama para sahabat lain.

Saat Rasulullah melihat Abu Thalhah beliau berkata, “Abu Thalhah mendatangi kalian dengan cahaya Islam di kedua matanya.”

Setelah itu Abu Thalhah menyatakan dirinya memeluk Islam dan menikahi Ummu Sulaim. Demikian yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik.

Ia berkata, "Aku tidak pernah mendengar seorang wanita pun yang mendapat mahar lebih berharga dibandingkan dengan Ummu Sulaim. Maharnya adalah Islam."

Penulis: Rozita Nur Azizah

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #jawa pos radar kediri #sahabat #kediri #berita hari ini #kisah #sejarah #Rasulullah SAW #nabi muhammad