Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perbedaan Perayaan Nuzulul Quran di Berbagai Daereah di Indonesia dan Negara Lain.

M Sahrul Mubarok • Senin, 17 Maret 2025 | 02:59 WIB

 

Photo
Photo

Nuzulul Quran adalah peristiwa penting dalam Islam yang menandai turunnya Al-Quran sebagai kitab suci umat Muslim. Perayaan ini memiliki tradisi dan tanggal peringatan yang berbeda-beda di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Peringatan ini diusulkan oleh Buya Hamka, Ketua MUI pertama, untuk memperingati turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Tradisi perayaan di Indonesia mencakup berbagai kegiatan keagamaan dan budaya lokal, seperti tradisi Seribu Tumpeng di Solo dan Kuwah Beulangong di Aceh.

Tradisi Seribu Tumpeng di Solo melibatkan arak-arakan seribu nasi tumpeng dari Keraton Kasunanan Surakarta ke Joglo Sriwedari. Sementara itu, tradisi Kuwah Beulangong di Aceh melibatkan memasak kari khas Aceh secara gotong-royong dan menyantapnya bersama sebagai simbol kebersamaan.

Di negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, peringatan Nuzulul Quran sering kali tidak terpisah dari peringatan Lailatul Qadar, yang biasanya jatuh pada malam ke-27 Ramadan. Hal ini karena perbedaan penafsiran tentang kapan Al-Quran diturunkan secara keseluruhan dari Lauh Mahfuz ke Baitul Izzah.

Perbedaan tanggal peringatan antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah terletak pada penafsiran tentang kapan wahyu pertama diturunkan dan kapan Al-Quran diturunkan secara keseluruhan. Indonesia memilih tanggal 17 Ramadan berdasarkan turunnya surah Al-Alaq, sedangkan negara-negara Timur Tengah lebih fokus pada Lailatul Qadar.

Di negara-negara lain seperti Malaysia dan Brunei, peringatan Nuzulul Quran juga melibatkan kegiatan keagamaan seperti khataman Al-Quran dan doa bersama. Namun, tradisi budaya lokal mungkin berbeda dengan yang ada di Indonesia.

Perayaan Nuzulul Quran di mana pun memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengingatkan umat Islam akan pentingnya Al-Quran sebagai pedoman hidup dan meningkatkan iman serta takwa. Perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di masyarakat.

Hikmah dari perayaan Nuzulul Quran adalah mengingatkan umat akan keberkahan dan keistimewaan bulan Ramadan. Perayaan ini juga menjadi refleksi spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amalan-amalan sunnah.

Perbedaan perayaan Nuzulul Quran di Indonesia dan negara lain mencerminkan kekayaan budaya dan penafsiran agama yang beragam. Meskipun demikian, esensi perayaan tetap sama, yaitu untuk menghormati turunnya Al-Quran dan meningkatkan iman serta takwa.

Dalam memperingati Nuzulul Quran, umat Islam diharapkan dapat memperbanyak ibadah dan memperkuat hubungan dengan Al-Quran. Dengan memahami makna dan hikmah di balik peristiwa ini, diharapkan umat dapat menjadi lebih dekat dengan Allah SWT dan mengamalkan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan Nuzulul Quran adalah momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Meskipun terdapat perbedaan dalam tradisi dan tanggal peringatan, esensi perayaan tetap sama, yaitu untuk menghormati Al-Quran dan meningkatkan iman serta takwa. Dengan memahami dan menghormati perbedaan ini, umat Islam dapat lebih memperkuat persatuan dan kesatuan dalam beragama.

Editor : Jauhar Yohanis
#indonesia #perayaan #Nuzulul Qur an