JP Radar Kediri - Identitas dan Nama Ilmiah: Burung Mantenan Gunung, atau dalam nama latinnya Pericrocotus miniatus, merupakan salah satu spesies burung yang menawan dari keluarga Campephagidae.
Dikenal sebagai Sunda Minivet, burung ini menjadi salah satu daya tarik bagi para pengamat burung dan pencinta alam yang menjelajahi hutan pegunungan.
Ciri Fisik yang Menawan: Dengan ukuran sekitar 19 cm, Burung Mantenan Gunung memiliki penampilan yang mencolok.
Baca Juga: Ini Hubungan Burung Gagak dan Itachi, Warga Konoha Wajib Tahu.
Burung jantan ditandai dengan bulu hitam pekat dan merah cerah, sementara ekornya yang panjang menambah kesan anggun.
Di sisi lain, burung betina memiliki warna yang lebih lembut, dengan kombinasi hitam di kepala dan ekor panjang, serta sentuhan merah di dahi dan tenggorokan.
Habitat Alami: Mantenan Gunung dapat ditemukan di hutan pegunungan dengan ketinggian antara 1.300 hingga 2.500 meter di atas permukaan laut.
Mereka lebih menyukai hutan primer dan sekunder, hutan pinus, serta lahan pertanian yang berada di sekitar kawasan pegunungan.
Keberadaan mereka di daerah seperti Bukit Barisan dan Pegunungan Leuser menjadikan mereka bagian integral dari ekosistem hutan.
Perilaku Sosial yang Menarik: Burung ini dikenal hidup dalam kelompok besar yang bisa mencapai 30 ekor.
Kehadiran mereka sering kali terlihat di puncak pohon besar, di mana mereka berinteraksi satu sama lain dengan aktif.
Perilaku sosial ini tidak hanya memberikan keindahan visual tetapi juga menunjukkan dinamika kehidupan mereka di alam liar.
Sarang yang Rapi: Dalam hal reproduksi, Mantenan Gunung membangun sarang berbentuk cawan yang rapi dan tersembunyi di tajuk tinggi hutan primer.
Sarang ini biasanya dibangun dengan cermat untuk melindungi telur dan anak-anaknya dari predator. Telur berwarna putih dengan bintik abu-abu dan ungu, biasanya berjumlah sekitar dua butir.
Makanan Sehari-hari: Sebagai pemakan serangga, Mantenan Gunung mengandalkan makanan seperti kumbang, ulat, tempayak, dan telur serangga lainnya.
Baca Juga: Burung Bubut Jawa, Keberadaannya Selalu Dihubungkan Dengan Mitos
Kemampuan mereka untuk mencari makanan di antara dedaunan membuat mereka menjadi predator ulung di habitatnya.
Suara yang Memikat: Suara burung Mantenan Gunung jantan dikenal keras dan berkepanjangan, sering kali menjadi salah satu tanda kehadiran mereka di hutan.
Suara merdu ini tidak hanya menarik perhatian pengamat burung tetapi juga menjadi bagian dari simfoni alam pegunungan.
Penyebaran Geografis yang Luas: Burung ini banyak dijumpai di daerah Sumatera, terutama di Bukit Barisan, Dempu, dan Pegunungan Leuser.
Selain itu, mereka juga dapat ditemukan di Pulau Jawa, menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Ancaman Terhadap Populasi: Meskipun dulunya dibiarkan bebas berkeliaran di habitatnya, saat ini Burung Mantenan Gunung menghadapi ancaman akibat perburuan dan hilangnya habitat alami mereka.
Upaya konservasi sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup spesies menawan ini agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang. (Gie)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita