Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cara Qadha Puasa Ramadhan Agar Sah 

M Sahrul Mubarok • Sabtu, 22 Februari 2025 | 11:17 WIB
Ikuti syarat sah puasa qadha Ramadhan
Ikuti syarat sah puasa qadha Ramadhan

Qadha puasa Ramadhan adalah kewajiban penting bagi setiap Muslim yang memiliki utang puasa. Namun, dalam pelaksanaannya, terkadang ada kekeliruan yang tidak disadari, sehingga dapat memengaruhi keabsahan ibadah tersebut. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang baik mengenai tata cara qadha puasa dan hal-hal yang perlu dihindari. Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara menghindari kesalahan saat mengqadha puasa Ramadhan.

Niat merupakan rukun penting dalam setiap ibadah, termasuk qadha puasa. Pastikan untuk mengucapkan niat qadha puasa pada malam hari sebelum terbit fajar, dengan lafal yang benar dan jelas. Hindari keraguan atau niat yang bercampur dengan ibadah lain.

Jangan menggabungkan niat puasa qadha dengan puasa sunnah lainnya. Niatkan puasa tersebut secara khusus untuk qadha puasa Ramadhan, agar ibadah yang dilakukan sah dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Laksanakan puasa qadha dengan mengikuti tata cara yang sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan. Mulai dari makan sahur, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, hingga menyegerakan berbuka puasa saat tiba waktunya.

Selama menjalankan qadha puasa, jaga diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, merokok, muntah dengan sengaja, dan berhubungan suami-istri. Jika terjadi hal yang membatalkan puasa, maka qadha puasa tersebut batal dan harus diulang di lain waktu.

Sebelum memulai qadha puasa, pastikan untuk mengetahui dengan pasti berapa hari puasa yang harus diganti. Jika lupa, disarankan untuk melakukan qadha dengan jumlah yang dianggap paling aman, yaitu lebih banyak daripada kurang.

Prioritaskan membayar utang puasa (qadha) terlebih dahulu dibandingkan dengan melakukan puasa sunnah. Kewajiban qadha puasa harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melakukan ibadah sunnah lainnya.

Meskipun tidak wajib, dianjurkan untuk mengqadha puasa secara berurutan sesuai dengan urutan hari yang ditinggalkan saat Ramadhan. Hal ini dianggap lebih utama dan menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

Hindari mengqadha puasa pada hari-hari yang dilarang, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Berpuasa pada hari-hari tersebut hukumnya haram.

Jangan menunda pelaksanaan qadha puasa terlalu lama hingga melewati bulan Syaban atau bahkan hingga memasuki bulan Ramadhan berikutnya. Menunda qadha puasa tanpa alasan yang dibenarkan syariat hukumnya berdosa.

Editor : Jauhar Yohanis
#Jadwal buka Puasa 2025 #niat puasa ramadhan #Waktu Yang Dilarang Qadha Puasa Ramadhan #Puasa Ramadhan #bacaan niat puasa #Ziarah kubur menjelang puasa Ramadhan #tata cara niat puasa