Selain itu, NU juga dikenal karena logonya yang begitu ikonik.
Logo NU dengan gambar bola dunia yang dikelilingi oleh rantai serta tulisan Arab yang melingkar telah menjadi simbol yang mudah dikenali oleh masyarakat Indonesia bahkan di tingkat internasional.
Namun, apa sebenarnya makna di balik desain logo tersebut? Mengapa logo NU begitu ikonik dan sarat dengan nilai-nilai filosofis?
Desain Simbolis yang Sarat Makna
Logo NU dirancang dengan penuh pertimbangan filosofis dan spiritual oleh seorang ulama, pendidik dan juga seniman Nahdliyin Kiai Ridwan Abdullah. Gambar bola dunia di tengah melambangkan universalitas Islam yang tidak terbatas oleh geografi atau batas negara.
Ini mencerminkan visi NU sebagai organisasi yang mendukung persatuan umat Islam di seluruh dunia. Sekaligus menegaskan komitmennya untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Rantai yang mengelilingi bola dunia terdiri dari 99 mata rantai. Melambangkan Asmaul Husna atau 99 nama Allah yang indah. Angka 99 ini juga mengingatkan umat Islam untuk selalu mengingat kebesaran dan keagungan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan.
Rantai tersebut juga menggambarkan persatuan dan kesatuan. Nilai yang selalu dijunjung tinggi oleh NU dalam menjaga harmoni antarumat beragama dan berbangsa.
Tulisan Arab yang melingkar di sekitar logo adalah kalimat "Nahdlatul Ulama" ditulis dalam aksara Arab. Ini tidak hanya menunjukkan identitas keislaman organisasi. Tetapi juga menegaskan akar budaya dan intelektual NU yang kuat dalam tradisi keilmuan Islam.
Warna Hijau yang Menyejukkan
Warna hijau yang dominan dalam logo NU juga memiliki makna mendalam. Dalam tradisi Islam, hijau sering dikaitkan dengan surga, kesuburan, dan kedamaian.
Warna ini mencerminkan nilai-nilai kesejukan, ketenangan dan keseimbangan yang ingin dihadirkan NU dalam kehidupan bermasyarakat.
Hijau juga melambangkan harapan dan optimisme yang sejalan dengan semangat NU untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Logo yang Menjadi Identitas Kolektif
Logo NU bukan sekadar simbol visual. Melainkan telah menjadi identitas kolektif bagi jutaan warga NU di seluruh Indonesia.
Setiap kali logo ini muncul, ia langsung dikaitkan dengan nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan berkemajuan. Logo ini juga menjadi pengingat akan perjuangan NU dalam menjaga keutuhan NKRI dan memajukan pendidikan serta kesejahteraan umat.
Kepiawaian NU dalam memadukan simbol-simbol universal Islam dengan nilai-nilai lokal Indonesia membuat logo ini begitu ikonik.
Ia tidak hanya mewakili organisasi, tetapi juga menjadi simbol perjuangan, persatuan, dan harapan bagi umat Islam Indonesia.
Warisan yang Terus Dijaga
Logo NU telah melewati berbagai era. Dari masa kolonial hingga era digital seperti sekarang.
Meskipun zaman terus berubah, makna dan filosofi di balik logo ini tetap relevan.
Ini menunjukkan bahwa NU bukan hanya organisasi yang berakar kuat pada tradisi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas aslinya.
Dengan segala makna dan nilai yang terkandung di dalamnya, tidak heran jika logo Nahdlatul Ulama begitu ikonik dan terus dikenang oleh masyarakat.
Ia bukan sekadar gambar, melainkan cerminan dari perjuangan, visi, dan misi organisasi yang telah berkontribusi besar bagi Indonesia dan dunia Islam.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah