JP Radar Kediri - Saat kita sedang suntuk , bosen ataupun sedang dalam masalah , olahraga mungkin terasa seperti hal yang tidak pernah dilakukan.
Namun dalam penelitian dikatakan bahwa olahraga dapat meredakan stress. Cara ini terbilang lumayan ampuh untuk semua kalangan yang mana olahraga lari sendiri terbilang sangat gampang di lakukan yang terpenting dalam olahraga lari adalah konsisten setiap waktu.
Dilansir dalam penelitian tentang Trends in running and their impact on the physical and mental health of the community: Literature Journal di katakan bahwa olahraga lari tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tapi juga berdampak baik terhadap kesehatan mental. Salah satu efek yang sering dirasakan adalah munculnya rasa bahagia dan rileks, terutama ketika dilakukan dalam komunitas.
Penelitian ini menarik karena tidak hanya membahas tentang lari tetapi juga membahas tentang dampak ketika kita terus konsisten melakukan olahraga lari itu sendiri , tetapi penelitian ini juga mencari tahu apa dampaknya olahraga lari terhadap kesehatan mental masyarakat.
Baca Juga: Gaya Pelari Kalcer, Tren Mix and Match Outfit Lari yang Estetik dan Nyaman untuk Anak Muda!
Berikut tips and trik cara berlari dengan nyaman
1.Mengecek kesehatan terlebih dahulu
Sebelum mulai berlari, sebaiknya kita memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Jika memiliki riwayat penyakit atau keluhan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar aktivitas lari dapat dilakukan dengan aman.
2.memakai peralatan lari yang benar
Gunakan peralatan yang sesuai, terutama sepatu lari yang nyaman dan memiliki ukuran yang tepat. Pakaian yang ringan dan menyerap keringat juga dapat membantu tubuh tetap nyaman selama berlari.
3.melakukan lari di tempat yang seharusnya
Pilih tempat berlari yang aman, nyaman, dan memiliki permukaan yang baik. Contohnya adalah stadion, taman, lapangan, atau jalur khusus untuk berlari. Hindari tempat yang ramai kendaraan atau memiliki kondisi jalan yang berbahaya.
4.mengatur jadwal lari
Buat jadwal lari secara teratur agar tubuh dapat beradaptasi dengan aktivitas fisik. Tidak perlu berlari setiap hari, terutama bagi pemula. Mulailah beberapa kali dalam seminggu dan sesuaikan dengan kemampuan tubuh.
5.jangan terburu – buru untuk yang pertama kali berlari
Bagi pemula, sebaiknya memulai lari dengan perlahan dan tidak memaksakan diri. Awali dengan berjalan kaki atau lari ringan, kemudian tingkatkan jarak dan kecepatan secara bertahap untuk menghindari kelelahan dan cedera.
6.melatih kesabaran dan konsistensi
Kemampuan berlari tidak dapat meningkat secara instan. Dibutuhkan kesabaran dan latihan yang konsisten agar stamina, kekuatan, dan daya tahan tubuh semakin baik. Dengan rutin berlatih dan tetap semangat, hasil yang diinginkan akan lebih mudah tercapai.
Baca Juga: Gaya Pelari Kalcer, Tren Mix and Match Outfit Lari yang Estetik dan Nyaman untuk Anak Muda!
Kanzul fikri ahmadi - UIN SYEKH WASIL KEDIRI
Editor : Shinta Nurma Ababil