Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Diabetes Melitus dan Kolestrol Mengintai, Ini Tips dan Trik Yang Harus Dilakukan Masyarakat!

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 12 Maret 2026 | 21:23 WIB

 

 

Ilustrasi diabetes.
Ilustrasi diabetes.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Puskesmas Ngasem telah mendapatkan beberapa keluhan diabetes melitus (DM) dan kolestrol selama Ramadan ini. Padahal momen puasa seharusnya membuat kita lebih bisa mengontrol hawa nafsu. Namun saat berbuka justru banyak orang yang lapar mata alias kalap makan.

Kepala Puskesmas Ngasem dr Ria Rohmatul Karimah mengatakan, kedua penyakit itu menjadi yang paling sering dikeluhkan. Mengingat diabetes dan kolesterol berkaitan erat dengan pola makan yang salah. “Pasien DM dan kolestrol lumayan banyak,” ujarnya.

Menurutnya, dua penyakit tersebut bisa muncul karena pola makan yang kurang baik. Biasanya, orang yang berpuasa akan cenderung makan jauh lebih banyak pada saat berbuka dibandingkan makan pada hari biasa. Makanan dan minuman yang tersedia juga lebih bervariasi. Mulai dari yang tinggi lemak, asin hingga manis.

Baca Juga: Usia Milenial Kok Sudah Kena Diabetes Melitus, Simak Penjelasan Dokter!

“Gejala yang dialami masing-masing individu berbeda. Bahkan waktu penyembuhannya juga tidak sama antara satu dengan yang lain,” jelasnya.

Untuk diketahui, penyakit tersebut sering dialami oleh usia remaja hingga dewasa. Tetapi mayoritas terjadi pada mereka yang memang sudah memiliki Riwayat sebelumnya.

Dia berupaya memberikan beberapa tips menjalankan puasa bagi masyarakat yang memiliki penyakit DM maupun kolestrol. Pertama, awali berbuka dengan air putih dan buah. Kedua, saat berbuka dan sahur, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Seperti nasi merah, gandum, kentang.

Baca Juga: Sering Dianggap Sepele, Ternyata Ini Ciri-Ciri Kolestrol Tinggi pada Tubuh, Salah Satunya Mudah Ngantuk

Ketiga, konsumsi makanan tinggi serat dan protein seperti sayuran. Baik brokoli, wortel, apel, papaya, dan lain-lain. Keempat, hindari konsumsi makanan manis dan tinggi lemak. Seperti gorengan, fast food, jeroan, sosis, dan produk susu tinggi lemak.

“Hindari konsumsi minuman yang terlalu manis atau berkafein. Baiknya konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari. Dua gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka, dan 2 gelas saat malam hari,” pesannya. Tak hanya itu, penderita juga diminta jangan lewatkan sahur. Baiknya sahur mendekati imsak. Juga hindari makanan tinggi karbohidrat dan lemak. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#Kolestrol #kabupaten kediri #diabetes melitus #tips dan trik #kota kediri