Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Satu dari Lima Ibu Hamil di Kota Kediri Alami Gangguan Mental, Ini Penyebabnya

Ayu Ismawati • Jumat, 15 Agustus 2025 | 01:00 WIB

 

Gus Qowim saat menghadiri workshop kesehatan ibu hamil di Hotel Lotus Kota Kediri.
Gus Qowim saat menghadiri workshop kesehatan ibu hamil di Hotel Lotus Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Proses kehamilan dan pascakehamilan rentan memicu gangguan mental pada ibu hamil (bumil).

Beberapa kasus yang sering terjadi meliputi depresi, kecemasan, hingga stres. Bahkan, satu dari lima bumil di Kota Tahu terdeteksi mengalami gangguan kesehatan mental.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri dr Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan bahwa ada beberapa gangguan mental yang kerap dialami bumil.

Di antaranya depresi, gangguan kecemasan, dan stres. Setidaknya 10-15 persen dari ibu hamil mengalami gangguan mental.

“Terutama pada ibu-ibu yang primigravida atau mengalami kehamilan pertama,” ujar Fajri. Dia membeberkan, gangguan kesehatan mental itu kerap dipicu berbagai faktor.

Mulai dari gangguan hormonal hingga tekanan psikologis. Gangguan kesehatan mental memang tidak secara langsung berdampak pada angka kematian ibu (AKI) maupun angka kematian bayi (AKB).

Namun gangguan mental dapat berpengaruh pada tingkat kesakitan ibu. “Karena apabila ibunya terkena gangguan mental, otomatis akan menyebabkan penyakit di ibunya juga. Kesehatan fisiknya juga akan berpengaruh,” terang Fajri.

Gangguan kesehatan tersebut seperti hipertensi, preeklamsi, dan diabetes gestasional. Gangguan kesehatan fisik yang dipicu kondisi psikologis itu juga berpengaruh terhadap kondisi janin. Yang dimungkinkan akan bermuara pada kasus stunting.

“Mulai dari gangguan pertumbuhan (pada janin), perkembangan otak, dan lain sebagainya yang semua itu adalah rentetan kejadian yang bisa menyebabkan stunting,” tutur Fajri.

Menyikapi hal itu, Pemkot Kediri menggencarkan langkah pendampingan kepada ibu-ibu hamil.

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha mengatakan, menjaga kesehatan bumil sangat penting. Baik kesehatan fisik maupun mental.

“Selama ini perhatian fokusnya terhadap kesehatan fisik saja,” ujarnya saat menghadiri workshop pendampingan ibu hamil di Hotel Lotus, kemarin.

Gus Qowim menambahkan gangguan kesehatan mental tidak hanya sering ditemukan selama masa kehamilan.

Namun juga pascakehamilan. Untuk itu, pihaknya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menekankan pentingnya pendampingan untuk ibu hamil.

“Selain pendampingan, juga harus ditekankan bagaimana suasana hati ibu hamil selalu gembira,” tandas Gus Qowim.

Editor : Andhika Attar Anindita
#ibu hamil #gangguan mental #kota kediri