JP Radar Kediri – Tidak banyak yang menyadari, begadang dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Terdapat beberapa mekanisme di balik hubungan antara begadang dan peningkatan berat badan. Di antaranya adalah gangguan hormon nafsu makan, metabolisme, dan peningkatan konsumsi kalori.
Berdasarkan jurnal Obesity yang meneliti hubungan antara durasi tidur dan berat badan, individu yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi obesitas dibandingan dengan mereka yang tidur 6 – 8 jam per malam.
Dikutip dari Telemed, berikut 4 alasan mengapa begadang dapat mempengaruhi berat badan:
1. Gangguan Hormon Pengatur Nafsu Makan
Hormon pengatur ndafsu makan akan mengalami pengurangan keseimbangan. Perlu diketahui, hormon pengatur nafsu makan adalah hormon Ghrelin dan Leptin.
Ghrelin adalah hormon yang merangsang nafsu makan. Sedangkan, Leptin adalah hormon pemberi sinyal ke otak bahwa tubuh sudah kenyang. Begadang dapat menyebabkan produksi Ghrelin meningkat dan Leptin menurun.
Hal inilah yang menyebabkan seseorang yang sering bergadang akan cenderung mudah merasa lapar dan susah kenyang.
2. Perlambatan Metabolisme Tubuh
Begadang dapat memperlambat metabolisme tubuh. Efek samping metabolisme yang lambat, tubuh akan lebih sedikit membakar kalori.
Oleh karena itu, penambahan berat badan akan berpotensi terjadi secara signifikan.
3. Konsumsi Kalori Meningkat
Begadang dengan ditemani snack atau camilan di malam hari merupakan hal yang mengasyikkan.
Kebiasaan begadang tidak akan lepas dengan konsumsi makanan di malam hari yang kurang sehat. Hal tersebut juga akan menyumbang timbunan kalori dalam tubuh.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Nutrition, kurang tidur akan meningkatkan keinginan tubuh untuk mengonsumsi gula lebih banyak.
4. Mengurangi Stamina dan Penurunan Aktivitas Fisik
Ketika kurang tidur, tubuh akan mudah merasa Lelah. Rasa lelah dan letih ini menyebabkan tubuh pasif.
Tubuh yang kurang aktif akan sangat berkontribusi pada perlambatan pembakaran kalori.
Kualitas tidur yang buruk juga memberikan dampak negatif yang beragam untuk kesehatan tubuh. Di antaranya adalah wajah tampak terlihat lebih tua, kurangnya gairah seksual, dan tubuh lebih lama untuk melakukan proses penyembuhan.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga pola tidur dan memastikan tidur selalu berkualitas demi menjaga berat badan dan kesehatan.
Editor : Jauhar Yohanis