Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Apa itu Hipotermia? Kenali Penyebab Hingga Penanganan Pertama yang Bisa Dilakukan

Rekhanatul Imbadiyah • Senin, 3 Maret 2025 | 22:23 WIB
Suhu sekitar yang dingin seringkali jadi penyebab seseorang terkena hipotermia.
Suhu sekitar yang dingin seringkali jadi penyebab seseorang terkena hipotermia.

JP Radar Kediri - Istilah Hipotermia sering kita dengar seiring dengan banyaknya berita orang meninggal saat pendakian gunung. Kondisi ini disebut menjadi salah satu penyebab para pendaki meregang nyawa. Lantas apa yang dimaksud Hipotermia?.

Dilansir dari salah satu Jurnal Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tahun 2020, Hipotermia adalah suatu gangguan medis yang terjadi karena penurunan temperatur suhu tubuh secara tidak wajar.

Seseorang yang mengalami hipotermia tak mampu lagi memproduksi panas untuk mengimbangi dan menggantikan panas tubuh yang  hilang dengan cepat karena tekanan buruk dari luar tubuh.

Seseorang yang mengalami hipotermia, biasanya merasakan beberapa gejala. Gejalanya hipotermia, bervariasi, mulai dari ringan hingga berat berdasarkan suhunya.

Pada suhu 32–35oc, umumnya seseorang akan mengalami gejala hipotermia ringan. Beberapa yang dirasakan seperti; muka pucat, kulit terasa dingin ketika disentuh, mati rasa, menggigil, respons menurun, mengantuk, dan  napas cepat.

Sedangkan untuk suhu 28–32oc masuk dalam  gejala hipotermia sedang. Bebebrapa yang dirasakan seperti; inkontinensia urine, berhenti menggigil, napas melambat, denyut jantung melambat (bradikardia), tekanan darah menurun, dan penurunan kesadaran.

Yang terakhir adalah gejala hipotermia berat yang terjadi pada suhu 28oc atau lebih rendah. Pada suhu tubuh ini, kamu akan mengalami kaku otot, tidak memberi respons, bradikardia makin parah, pernapasan dan denyut nadi sangat lemah, pingsan, dan henti jantung.

Setelah mengetahui beberapa gejala yang ada, berikut beberapa penanganan sementara yang bisa dilakukan.

Pertama, kamu bisa memindahkan penedrita ke tempat yang lebi kering secara hati-hati. Hal ini, karena gerakan yang berlebihan bisa memicu denyut jantungnya berhenti.

Kedua, ganti dengan pakaian yang kering jika pakaian yang dikenakannya basah agar tidak menambah dingin suhu di sekitarnya.

Ketiga, kamu bisa menutupi tubuh penderita dengan selimut atau mantel yang tebal agar hangat.

Keempat, jika penderita sadar dan mampu menelan, kamu bisa memberikan minuman hangat dan manis untuk mengembalikan suhu dan energi.

Kelima, berikan kompres hangat dan kering untuk membantu menghangatkan tubuhnya. Letakkan kompres di leher, dada, dan selangkangan. Kamu bisa menghindari meletakkan kompres di lengan atau tungkai karena dapat menyebabkan darah yang dingin mengalir kembali ke jantung, paru-paru, dan otak.

Selain melakukan bebrapa tips di atas kamu harus menghindari penggunaan air panas, bantal pemanas, atau lampu pemanas untuk menghangatkan penderita. Panas yang berlebihan dapat merusak kulit dan menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur. Pastikan kamu menemani terus kondisi penderita hingga bantuan medis tiba.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pendaki #penanganan hipotermia #gejala hipotermia #kesehatan #hipotermia #jawa pos #penyebab hipotermia