JP Radar Kediri — Aktivitas kegempaan Gunung Kelud terpantau muncul selama periode pengamatan Jumat (4/9).
Pos Pengamatan Gunungapi Kelud mencatat tiga kali gempa tektonik jauh.
Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Kelud periode 4 September 2026 pukul 00.00–24.00 WIB, tiga gempa tektonik jauh tersebut memiliki amplitudo 1,5 hingga 35 milimeter.
Sementara itu, waktu tiba gelombang S-P tercatat berkisar 17,4–41,71 detik dengan durasi gempa antara 57 hingga 180 detik.
Meski terdapat aktivitas kegempaan tersebut, kondisi Gunung Kelud secara umum masih terpantau normal.
Tingkat aktivitas Gunung Kelud tetap berada pada Level I (Normal).
Secara visual, gunung terpantau jelas hingga tertutup kabut 0-I. Tidak terlihat adanya asap kawah.
Baca Juga: Tiga Gempa Tektonik Jauh Terekam di Kelud, Pengunjung Dilarang Dekati Kawah, Begini Statusnya
Kondisi danau kawah juga masih terpantau. Air danau kawah berwarna hijau dengan bualan yang terlihat samar-samar. Suhu air danau kawah tercatat 29,07 derajat Celsius.
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup kencang ke arah utara, timur laut, dan barat daya.
Suhu udara tercatat berkisar 19–31 derajat Celsius. Sedangkan kelembapan udara berada pada kisaran 54–66 persen.
Dengan status aktivitas masih Level I, masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan tetap diminta tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.
Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : pvmbg, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), serta Pos Pengamatan Gunungapi Kelud