Angkasa Pura Susun Skema Pelayanan Haji Tahun 2027 di Bandara Dhoho Kediri, Begini Hasilnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 06:30 WIB
Kemenhaj dan Saudia Airlines saat visitasi ke Bandara Dhoho Kediri dalam rangka mempersiapkan embarkasi haji 2027. (Foto WAhyu Adji)
Kemenhaj dan Saudia Airlines saat visitasi ke Bandara Dhoho Kediri dalam rangka mempersiapkan embarkasi haji 2027. (Foto WAhyu Adji)

JP Radar Kediri–Persiapan operasional Embarkasi Haji Dhoho 2027 terus dimatangkan. Salah satunya terkait skema pelayanan jemaah lewat Bandara Dhoho Kediri.

PT Angkasa Pura berencana memangkas alur agar pelayanan lebih cepat. Yakni, jemaah bisa langsung ke airside bandara tanpa masuk ke terminal keberangkatan lebih dulu.

General Manager (GM) Angkasa Pura Indonesia Bandara Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra melalui Airport Rescue, Fire Fighting, and Security Manager Ari Setiyanto mengatakan, setelah melakukan studi tiru ke Bandara International Yogyakarta (YIA), pihaknya menyusun alur keberangkatan dan kedatangan jemaah di Bandara Dhoho.

Mengadopsi pelayanan di YIA, belakangan muncul opsi memangkas alur keberangkatan jemaah. Yakni dengan tidak lagi mengarahkan jemaah masuk ke terminal penumpang.

"(Skema yang dirancang sebelumnya) kami memasukkan jemaah ke terminal. Rupanya dari kunjungan studi tiru (ke YIA) prosesnya bisa langsung ke airside. Lebih sederhana dan dapat memangkas waktu tunggu di terminal," ujarnya. 

Dengan skema tersebut, jemaah yang telah menyelesaikan pelayanan di lokasi akomodasi, akan menuju ke Bandara Dhoho menggunakan bus.

Setibanya di bandara, bus diarahkan langsung ke area airside (keberangkatan) agar jemaah bisa menuju ke pesawat.

Baca Juga: Dua Hotel Jadi ‘Wisma’ Embarkasi Haji Kediri, Begini Penjelasannya

Skema tersebut, menurut Ari lebih sederhana. Sebab, jemaah tidak perlu kembali dimobilisasi melalui terminal penumpang.

Apalagi, mayoritas jemaah haji diperkirakan lansia. Serta memiliki kebutuhan khusus sehingga mobilisasi berulang berpotensi menambah risiko.

Meski demikian, diakui Ari skema tersebut belum jadi keputusan final.

Pengelola masih menunggu pembahasan dan keputusan bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah serta petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH), terkait pelayanan yang paling sesuai.

Mengantisipasi perubahan skema, menurut Ari pengelola tetap menyiapkan opsi apabila jemaah nantinya perlu masuk ke terminal.

Sebaliknya, jika skema langsung ke airside dipilih, pengelola akan menyiapkan jalur khusus bagi jemaah berkebutuhan khusus. 

Dari area parkir pesawat, jemaah dapat diarahkan menuju tangga atau fasilitas khusus menggunakan lift. Selanjutnya, jemaah diarahkan ke eskalator dan aviobridge hingga masuk ke pesawat.

Pola tersebut mengadopsi pelayanan di YIA. Di sana, jemaah berkebutuhan khusus dibantu volunteer untuk naik menuju pesawat.

Di Bandara Dhoho, penggunaan lift diharapkan dapat mengurangi jumlah petugas pendamping yang dibutuhkan.

"Untuk jemaah yang berkebutuhan khusus, nantinya akan dibantu empat volunteer untuk naik ke atas. Namun di sini opsinya kami akan memberikan jalur khusus menggunakan lift dan bisa langsung menuju eskalator, kemudian masuk ke pesawat," jelas Ari.

Baca Juga: Rapat Penerbangan Haji Kediri dengan Saudia Airlines dan Kemenhaj, Begini Hasilnya

Dengan jalur khusus tersebut, jemaah cukup didampingi satu petugas yang mendorong kursi roda. Sehingga tidak perlu dibantu beberapa orang melalui tangga.

"Cukup satu petugas yang masih mendorong kursi roda. Tidak perlu empat orang naik tangga sehingga potensi risikonya juga bisa dikurangi," lanjutnya.

Untuk proses debarkasi, pola serupa juga disiapkan dengan mengadopsi skema YIA.

Saat masih di pesawat, petugas karantina kesehatan dan imigrasi akan mengambil paspor. Sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap jemaah.

Jemaah tetap berada di dalam pesawat hingga proses tersebut selesai.

Selanjutnya, jemaah turun dan langsung diarahkan menuju bus untuk diberangkatkan ke daerah asal masing-masing.

"Informasi ini (alur keberangkatan) masih kami sampaikan sebagai opsi. Masih bisa didiskusikan pada pertemuan selanjutnya apabila memang dibutuhkan untuk masuk ke terminal," tegasnya. 

 

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
bandara dhoho kediri embarkasi haji angkasa pura