JP Radar Kediri–Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Dilansir dari keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), hasil pengamatan pada 21 Agustus 2026 menunjukkan status Gunung Kelud tetap berada pada Level I atau Normal.
Berdasarkan laporan aktivitas gunungapi periode 21 Agustus pukul 00.00–24.00 WIB, cuaca di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah dan berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang menuju utara, timur laut, dan barat daya, dengan suhu udara 18–30 derajat Celsius serta kelembapan 56–68 persen.
Dari hasil pengamatan visual, Gunung Kelud terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. Tidak teramati adanya asap kawah selama periode pemantauan.
Sementara itu, air danau kawah terpantau berwarna hijau dengan kondisi bualan air di tengah danau yang terlihat samar-samar. Suhu air danau kawah berdasarkan pantauan tercatat 29,51 derajat Celsius.
Pada sisi kegempaan, petugas mencatat lima kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo 2–21 milimeter, nilai S-P 10,72–18,69 detik, dengan durasi antara 34 hingga 495 detik.
Tidak ada keterangan lain yang dilaporkan selama periode pengamatan. Dengan kondisi tersebut, tingkat aktivitas Gunung Kelud tetap ditetapkan pada Level I atau Normal.
Baca Juga: Kelud Tetap Level Normal, Lima Gempa Tektonik Jauh Terekam
Meski berstatus normal, PVMBG tetap meminta masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer.
Imbauan tersebut menjadi langkah antisipasi terhadap potensi bahaya di sekitar kawasan kawah.
Masyarakat dan penambang juga diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama ketika terjadi hujan di kawasan puncak dan lereng gunung.
Editor : MahfudSumber : pvmbg, Radar Kediri