JP Radar Kediri – Kabar baik bagi warga Kediri yang beraktivitas di luar rumah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri tidak mencatat adanya potensi cuaca ekstrem yang masuk kategori peringatan dini pada 18 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi Peringatan Dini Cuaca 3 Harian yang dirilis Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, sejumlah indikator cuaca ekstrem masih berstatus nihil.
Pada 18 Agustus, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masuk kategori waspada tercatat nihil. Begitu pula potensi hujan lebat hingga sangat lebat dalam kategori siaga juga nihil.
BMKG juga tidak mencatat potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem yang masuk kategori awas.
Tak hanya hujan ekstrem, potensi hujan petir dan angin kencang juga tercatat nihil pada periode tersebut.
Kondisi Relatif Kondusif
Kondisi tersebut menunjukkan belum terdapat indikasi cuaca yang memenuhi kriteria peringatan dini di wilayah pemantauan Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri untuk 18 Agustus.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak lengah terhadap perubahan cuaca. Kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu relatif cepat, terutama ketika terjadi pertumbuhan awan konvektif.
Dalam informasi yang sama, BMKG juga menampilkan prakiraan peringatan dini untuk periode 17–19 Agustus 2026. Ketiga indikator utama, yakni hujan sedang hingga lebat, hujan lebat hingga sangat lebat, serta hujan sangat lebat hingga ekstrem, tercatat nihil.
Potensi hujan petir dan angin kencang juga masih tercatat nihil.
Tetap Pantau Perkembangan Cuaca
BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan informasi cuaca, terutama bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan.
Perubahan kondisi cuaca dapat terjadi secara cepat sehingga informasi terbaru menjadi penting sebagai dasar dalam menentukan aktivitas.
Masyarakat juga diimbau memperhatikan informasi resmi BMKG dan tidak hanya berpatokan pada kondisi cuaca saat pagi atau siang hari.
Sumber: BMKG – Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : BMKG – Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri