KEDIRI, JP Radar Kediri - Peringatan HUT Kemerdekaan RI kemarin dirayakan dengan pelaksanaan upacara. Sejumlah instansi hingga perusahaan menggelar upacara di kantor masing-masing. Ada yang mengikuti upacara menggunakan seragam harian, hingga memakai aneka baju adat.
Pemkot Kediri menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI di Stadion Brawijaya. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang memimpin upacara mengajak masyarakat kembali merenungkan sejarah panjang bangsa Indonesia. Menurutnya, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan. Melainkan pengingat atas jerih payah para pendahulu bangsa.
“Kemerdekaan ini diraih oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raga,” ujar Vinanda di depan ratusan peserta.
Vinanda mengajak masyarakat untuk melanjutkan perjuangan pahlawan. Caranya dengan berperan aktif dalam menjaga kemerdekaan. Bagi generasi muda, mereka bisa mengisi kemerdekaan dengan terus belajar, berani berinovasi, dan tidak pernah berhenti untuk berkarya memajukan potensi daerah.
“Masyarakat tidak boleh patah semangat dalam menghadapi berbagai tantangan. Kita harus tetap menjaga persatuan serta gotong royong,” pintanya.
Terpisah, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI di Stadion Canda Bhirawa Pare menyinggung tragedi akhir Agustus 2025 silam yang membuat kantor Pemkab Kediri dan sejumlah instansi dibakar massa. Orang nomor satu di Pemkab Kediri itu pun mengajak masyarakat untuk tak mudah terprovokasi dan termakan hoaks.
Pria yang akrab disapa Dhito itu mengatakan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus terus dijaga. Salah satu caranya dengan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Di Hari Kemerdekaan ke-81 ini saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk tidak terpolarisasi, tidak termakan isu-isu yang sifatnya hoaks,”ungkap bupati dua periode itu.
Suami Eriani Annisa itu juga mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan suka dan duka. Rasa syukur atas kemerdekaan, kata Dhito, harus berjalan beriringan dengan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.
Bapak dua anak itu juga mengajak warga Kabupaten Kediri ikut mendoakan masyarakat di berbagai daerah yang terkena musibah. “Kita doakan saudara kita baik yang di NTT maupun daerah lain yang sedang terkena musibah,” tuturnya.
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri