JP Radar Kediri – Sebaran titik panas atau hotspot kembali terpantau di sejumlah wilayah Karesidenan Kediri dan sekitarnya. Berdasarkan informasi Stasiun Meteorologi Dhono Kediri, terdapat 17 titik panas yang terdeteksi pada 11 Agustus 2026.
Dari data tersebut, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Nganjuk menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak. Masing-masing tercatat lima titik.
Sementara itu, Kabupaten Kediri terpantau memiliki dua titik panas. Jumlah yang sama juga terdeteksi di Tulungagung, sedangkan Trenggalek terdapat satu titik.
Untuk wilayah perkotaan, baik Kota Kediri maupun Kota Blitar tercatat nihil titik panas pada pemantauan tersebut.
Sebaran titik panas tersebut terlihat berada di sejumlah wilayah Jawa Timur. Titik-titik berwarna pada peta menunjukkan lokasi yang terdeteksi memiliki anomali suhu permukaan berdasarkan pemantauan satelit.
Meski demikian, titik panas tidak serta-merta berarti telah terjadi kebakaran. Hotspot merupakan indikasi adanya permukaan dengan suhu relatif lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya yang terdeteksi oleh sensor satelit.
Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan, namun tetap membutuhkan verifikasi di lapangan.
Munculnya titik panas menjadi perhatian terutama ketika kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.
Api yang muncul dari pembakaran lahan maupun vegetasi dapat lebih mudah meluas apabila didukung kondisi cuaca yang sesuai.
Baca Juga: Titik Panas Terdeteksi di Kediri Raya: Warga Diminta Waspada Potensi Karhutla, Begini Dampaknya
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan indikasi kebakaran, warga juga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat.
Adapun rincian titik panas pada 11 Agustus 2026 yakni:
Kabupaten Blitar: 5 titik
Nganjuk: 5 titik
Kabupaten Kediri: 2 titik
Tulungagung: 2 titik
Trenggalek: 1 titik
Kota Kediri: 0 titik
Kota Blitar: 0 titik
Total: 17 titik panas.
Data tersebut merupakan hasil pemantauan Stasiun Meteorologi Dhono Kediri, BMKG, pada 11 Agustus 2026.
Sumber : Radar Kediri, BMKG