JP Radar Kediri – Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri menyatakan wilayah Kediri Raya masih berada dalam kondisi cuaca yang relatif aman hingga tiga hari ke depan.
Berdasarkan peringatan dini cuaca yang berlaku untuk 4–6 Agustus 2026, tidak terdapat potensi cuaca ekstrem di seluruh wilayah layanan BMKG Dhoho Kediri.
Pada prakiraan untuk 5 Agustus 2026, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, hujan sangat lebat, maupun hujan ekstrem. Potensi hujan disertai petir juga dinyatakan nihil.
Selain itu, tidak ada potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Nganjuk, Tulungagung, maupun Trenggalek.
Baca Juga: Puncak Kemarau Agustus ini: Awas Bencana Kekeringan!
Sementara itu, pada 6 Agustus 2026, kondisi serupa masih diperkirakan berlangsung.
BMKG kembali menyatakan nihil potensi hujan lebat, hujan sangat lebat, hujan ekstrem, hujan petir, maupun angin kencang di seluruh wilayah Kediri Raya.
Meski tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem, masyarakat tetap diimbau untuk memantau informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan BMKG.
Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi secara dinamis, terutama pada masa peralihan musim, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi cuaca hanya melalui kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung stabil ini, aktivitas masyarakat diharapkan dapat berlangsung dengan lebih aman, tanpa mengabaikan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Editor : MahfudSumber : Radar Kediri, BMKG