Pusat Vulkanologi Catat Gempa Tektonik Jauh Muncul Dua Kali di Gunung Kelud Kediri, Kenapa? Begini Statusnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:05 WIB
Pantauan kawah Kelud oleh PVMBG.
Pantauan kawah Kelud oleh PVMBG.

  JP Radar Kediri – Berdasarkan laporan harian Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud, petugas mencatat adanya dua kali gempa tektonik jauh yang terekam selama 24 jam terakhir.

Gempa tersebut memiliki amplitudo 5 hingga 32 milimeter, nilai S-P 10,75 hingga 37,54 detik, serta durasi antara 90 hingga 123 detik.

Aktivitas tersebut merupakan gempa yang berasal dari luar sistem vulkanik Gunung Kelud sehingga tidak mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas magmatik.

Karenanya,  Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau stabil. 

Berdasarkan laporan harian Pos VGA Kelud periode pengamatan Kamis (23/7), status gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang itu masih berada pada Level I atau Normal. 

Secara visual, kondisi puncak Gunung Kelud tampak jelas sepanjang pengamatan. Tidak teramati adanya embusan asap dari kawah. Sementara itu, melalui pemantauan visual, air danau kawah terlihat berwarna hijau dengan bualan di bagian tengah yang masih tampak samar-samar.

Suhu air danau kawah berdasarkan telemetri tercatat 28,86 derajat Celsius. Angka tersebut melanjutkan tren penurunan suhu dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya suhu air danau tercatat 29,24 derajat Celsius pada 21 Juli dan turun menjadi 28,98 derajat Celsius pada 22 Juli.

 Kondisi ini masih dinilai normal dan belum menunjukkan perubahan signifikan.

Baca Juga: Pusat Vulkanologi Sebut Suhu Danau Kawah Kelud Kediri Turun di Bawah 29 Derajat dan Catat Dua Gempa, Begini Statusnya

Dari sisi cuaca, kawasan Gunung Kelud didominasi kondisi cerah hingga berawan.

 Angin bertiup dengan intensitas sedang hingga kencang mengarah ke utara, timur laut, dan barat laut.

Suhu udara berkisar 18 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 53 hingga 60 persen.

PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunung Api Kelud mengatakan status aktivitas Gunung Kelud pada Level I atau Normal.

Namun, masyarakat maupun wisatawan diminta tidak mendekati kawah dalam radius satu kilometer. 

Selain itu, warga dan penambang juga diimbau tetap mewaspadai potensi aliran lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan gunung.

Editor : Mahfud
Sumber : pvmbg, Radar Kediri
gempa tektonik gunung kelud pvmbg Kawah