JP Radar Kediri-Tahun ajaran baru dimulai, jumlah sasaran penerima makan bergizi gratis pun bertambah lebih dari 10 ribu siswa baru.
Namun, empat satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kota Kediri justru tidak bisa melayani alias vakum.
Empat dapur penyedia MBG itu tidak bisa beroperasi karena beberapa sebab.
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri Tetuko Erwin Sukarno mengatakan, sejak Senin (13/7) lalu puluhan SPPG di Kota Kediri sudah beroperasi kembali.
Dari total 54 SPPG, ada 50 yang sudah mengirim paket makanan ke ratusan sekolah di Kota Kediri.
Baca Juga: Tinjau SPPG Preneur Prokids di Malang, KSP Dudung Takjub Burger Singkong
“Informasi dari Korwil MBG Kota Kediri, hampir seluruh SPPG telah melaksanakan layanan kecuali empat SPPG yang dilaporkan tidak melayani per 13 Juli 2026,” kata Erwin.
Empat SPPG itu adalah SPPG Ngampel 2, SPPG Banjaran 2, SPPG Tamanan 2, serta SPPG Mojoroto 2. Terkait alasan vakumnya empat SPPG itu, menurut Erwin ada beberapa penyebab.
Di antaranya, karena belum ada kepala SPPG, tidak ada data penerima manfaat, masih renovasi, hingga tidak ada keterangan dari kepala SPPG.
“Empat SPPG yang belum melayani ini adalah SPPG lama. Jadi tidak ada penambahan operasional SPPG di tahun ajaran baru ini,” sambung Erwin.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten Kembangkan Budidaya Lele dan Sayuran
Apakah SPPG tersebut termasuk yang di-suspend Badan Gizi Nasional (BGN) pada Juni lalu? Erwin mengatakan suspend itu dijatuhkan karena alasan sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar.
Kali ini, empat SPPG tersebut tidak termasuk dapur-dapur yang dihentikan sementara operasionalnya Juni lalu.
“(SPPG berhenti) karena terkait kelengkapan personel dan data PM (penerima manfaat, Red) yang belum dapat dipenuhi,” terangnya.
Baca Juga: BGN Suspend Delapan SPPG di Kota Kediri, IPAL Tak Sesuai Standar Jadi Alasan Harus Lakukan Perbaikan
Merespons hal itu, Pemkot Kediri masih berkoordinasi terkait pembaruan penerima manfaat. Sebab, adanya siswa baru memicu perubahan besar dalam daftar sasaran MBG.
Koordinasi itu melibatkan Korwil MBG Kota Kediri, dinas pendidikan, hingga kementerian agama. “Saat ini kami masih mengumpulkan data penerima manfaat,” tandas Erwin.
Terpisah, puluhan ribu siswa di Kota Kediri mulai menerima paket MBG sejak Senin lalu. Salah satunya di SDN Bangsal 3.
Total ada 203 siswa yang mendapat paket MBG sejak Senin (13/7) lalu. Sebanyak 28 siswa baru juga mulai mendapat makanan gratis dari Pusat itu.
Baca Juga: Heboh SPPG Tutup Sementara, BGN Akui Dapur SPPG Menumpuk di Jawa: Kita Mau Tata
“Malam Minggu (sehari sebelum masuk sekolah, Red) kami dimintai data untuk kelas 1, peserta didik yang baru. Kami kan kemarin ada 28 siswa. Jadi selesai daftar ulang itu langsung dapat permintaan data dari SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi, Red) Tosaren 1,” ungkap guru SDN Bangsal 3 Muhammad Badrul Munir.
Diakui pria yang akrab disapa Arul itu, sejak MBG bergulir 2025 lalu, penyedia MBG di sekolahnya sudah berganti tiga kali.
Sebelumnya, SDN Bangsal 3 mendapat makanan dari SPPG Banaran. Kemudian sempat berganti ke SPPG Mojoroto.
Baca Juga: SPPG Tugurejo Ngasem Kediri Lengkapi Syarat SLHS, Perbaikan IPAL Dilakukan Usai Kasus Keracunan
Terkait alasan penggantian dapur menurutnya bukan karena permintaan dari sekolah. Melainkan murni keputusan dari pihak SPPG.
“Karena keputusan dari SPPG-nya. Seperti yang pertama itu katanya kepala dapurnya nggak ada, entah pindah atau mutasi. Akhirnya langsung diganti sama Mojoroto. Terus sekarang ganti lagi di SPPG Tosaren,” bebernya.
Di tahun ajaran baru ini, menurutnya siswa mendapat penyaluran sebanyak lima kali dalam seminggu. Pasca-Idul Fitri, penyaluran MBG tidak lagi mencakup paket makanan kering untuk hari Sabtu.
Melainkan hanya makanan basah siap makan untuk Senin-Jumat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Evaluasi Anggaran Rp15 Ribu Per Porsi MBG, Desak Kaji Ulang
“Setiap malam itu sudah dapat (kiriman informasi) menu untuk pagi harinya, disertai harga dan kandungan gizinya. Seperti yang untuk hari ini nasi putih, chicken katsu steak, edamame, wortel jagung kentang, dan semangka,” bebernya. (ais/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri