Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pusat Vulkanologi Rekam Empat Gempa Tektonik Jauh di Kelud, Begini Penjelasannya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 12 Juli 2026 | 22:00 WIB
Pantauan visual Gunung Kelud.
Pantauan visual Gunung Kelud.

JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau normal. Meski demikian, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati area kawah dalam radius satu kilometer.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Kelud periode pengamatan Sabtu (11/7) pukul 00.00-24.00 WIB, kondisi visual gunung relatif stabil.

Cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, dan barat laut. Suhu udara berkisar 18-29 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 78 persen.

Secara visual, puncak Gunung Kelud terlihat jelas hingga sesekali tertutup kabut tipis. Tidak teramati adanya asap yang keluar dari kawah.

Air danau kawah juga masih tampak berwarna hijau dengan bualan air di bagian tengah danau yang terlihat samar-samar.

Pemantauan telemetri menunjukkan suhu air danau kawah mencapai 29,47 derajat Celsius. Kondisi tersebut masih berada dalam kisaran normal dan belum menunjukkan adanya perubahan signifikan yang mengarah pada peningkatan aktivitas vulkanik.

Baca Juga: Kemarau Belum Sepenuhnya Kering, BMKG Sebut Hujan Masih Berpotensi Guyur Lereng Wilis dan Kelud

Selama periode pengamatan, petugas mencatat adanya empat kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo antara 1 hingga 11 milimeter, dengan selisih waktu gelombang S-P berkisar 12,19 hingga 51,66 detik dan durasi gempa 46 hingga 157 detik.

Meski aktivitas kegempaan didominasi gempa tektonik jauh yang berasal dari luar gunung, status aktivitas Gunung Kelud tetap berada pada Level I atau normal. Tidak terdapat laporan aktivitas vulkanik lain yang mengindikasikan peningkatan status.

Sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat maupun wisatawan diminta tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer. Imbauan tersebut tetap diberlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya di area kawah.

Selain itu, masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak Gunung Kelud juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan gunung. Hingga laporan terakhir, aktivitas Gunung Kelud masih terpantau stabil dan berada pada kondisi normal.

Editor : Andhika Attar Anindita
#status #gunung kelud #gempa #pvmbg