Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kebut Akses Jalan Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri, Target Rampung Sebelum MPLS

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:30 WIB


SARANA PENUNJANG: Pekerja sedang mengebut pengerjaan akses jalan menuju Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri. (WAHYU ADJI)

 
SARANA PENUNJANG: Pekerja sedang mengebut pengerjaan akses jalan menuju Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri. (WAHYU ADJI)  

JP Radar Kediri– Tidak hanya mengebut penyelesaian pembangunan kompleks Sekolah Rakyat (SR).

Pemerintah Kabupaten Kediri juga mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang. 

Salah satunya akses jalan menuju kawasan SR yang ditargetkan sudah dapat dilalui sebelum kegiatan sekolah dimulai pekan depan.

Saat ini pekerjaan jalan telah memasuki tahap akhir. Proses yang sedang berlangsung adalah persiapan pengaspalan.

“Progres jalan menuju SR tinggal pengaspalan. Rencananya pengaspalan dilakukan selama tiga hari, Sabtu, Minggu, dan Senin. Selasa sudah bisa open traffic,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama.

Target tersebut disesuaikan dengan jadwal dimulainya tahapan operasional SR. Seperti diketahui, peserta didik baru dijadwalkan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026. Sehingga akses menuju sekolah harus sudah siap digunakan.

Selama proses pengaspalan berlangsung, akses jalan tidak ditutup sepenuhnya. Dinas PUPR akan menerapkan sistem buka tutup dengan memanfaatkan jalur alternatif.

Terlebih, akses jalan itu merupakan jalur truk perkebunan. Sehingga rekayasa lalu lintas itu juga berlaku bagi kendaraan angkutan hasil perkebunan yang selama ini melintasi kawasan tersebut.

“Selama pengaspalan diberlakukan buka tutup menggunakan jalan alternatif,” jelas Irwan.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri Kekurangan Murid SD, Lanjutkan Penjangkauan sampai Pelaksanaan MPLS

Dia menyebut, untuk membangun akses jalan ke SR, Pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Ruas yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 2,1 kilometer. Jalur itu dibangun sebagai akses utama menuju kompleks Sekolah Rakyat.

Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa pengaspalan. Sebelumnya, kontraktor telah menyelesaikan sejumlah tahapan konstruksi.

Mulai dari pembentukan badan jalan, pembangunan saluran crossing, pemasangan lapis pondasi bawah (LPB), lapis pondasi atas (LPA), hingga tahap akhir berupa pelapisan aspal.

“Item pekerjaannya meliputi persiapan badan jalan, saluran crossing, perkerasan pondasi LPB dan LPA, kemudian pengaspalan,” terangnya.

Selain jalan, penerangan kawasan juga mulai dipasang. Dinas PUPR memperkirakan akan ada sekitar 50 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang akses menuju Sekolah Rakyat.

Pemasangan PJU tersebut dilakukan agar akses menuju sekolah tetap aman dilalui pada malam hari. Irwan menjelaskan, status jalan tersebut nantinya direncanakan akan dihibahkan kepada PTPN selaku pemilik kawasan.

Namun, proses hibah masih dalam tahap pembahasan sembari menunggu pembangunannya selesai. Sementara itu, untuk aset PJU belum masuk dalam draf hibah. Pemerintah daerah masih akan membahas mekanisme penyerahannya pada tahap berikutnya. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#PUPR #Sekolah Rakyat #akses jalan