Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rekayasa Lalu Lintas Proyek Drainase Jalan Panglima Sudirman Masih Dibahas

Himalaya Azzahra • Sabtu, 4 Juli 2026 | 20:31 WIB

 

Proyek drainase jalan panglima sudirman di lakukan secara bertahap
Proyek drainase jalan panglima sudirman di lakukan secara bertahap 

KOTA, JP Radar Kediri – Rencana rekayasa lalu lintas untuk mendukung pelaksanaan proyek rehabilitasi drainase dan crossing di Jalan Panglima Sudirman masih dalam tahap pembahasan. Hingga saat ini, pemerintah belum memutuskan apakah ruas jalan akan ditutup total atau hanya sebagian selama pekerjaan berlangsung.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, I Made Dwi Permana, mengatakan sejumlah opsi rekayasa lalu lintas masih dikaji bersama Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota. 
Baca Juga: Atasi Banjir, Pemkot Kediri Bangun Crossing Drainase di Jalan Pattimura dan Joyoboyo

Menurut perhitungan pelaksana proyek, apabila ruas jalan ditutup total selama proses pembangunan drainase, pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 hari. Namun, jika jalan tetap dibuka untuk lalu lintas dengan sistem buka-tutup atau tanpa penutupan total, waktu pengerjaan diperkirakan menjadi lebih lama, yakni sekitar 25 hari, karena pelaksanaan pekerjaan harus menyesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lokasi.

“Jika untuk crossing nya bisa pakai opsi tutup total mungkin bisa di kerjakan di agustus awal atau mungkin agustus akhir, tapi jika tidak bisa pakai opsi tutup total mungkin baru bisa di kerjakan september” 

Menurutnya, pembahasan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk aktivitas masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus serta dampak arus lalu lintas akibat pembangunan Jembatan Kaliombo yang masih berlangsung.

Baca Juga: Pemkot Utamakan Rehab Drainase Panglima Sudirman Kota Kediri, Perbaikan Aspal Jalan Menyusul

“Untuk beberapa opsi rekayasa lalu lintas masih kita diskusikan bersama Dishub dan Satlantas. Kami juga mempertimbangkan kegiatan masyarakat pada Agustus serta kondisi lalu lintas yang terdampak pembangunan Jembatan Kaliombo,” ujar Made.

Sementara itu, Kepala Bidang Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Kediri, Yeriastika, menjelaskan bahwa skema pengaturan lalu lintas belum dapat diumumkan karena masih menunggu keputusan dari pihak PUPR sebagai pelaksana proyek.

Menurutnya, Dishub telah menyiapkan sejumlah alternatif rekayasa lalu lintas yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. Namun keputusan akhir akan menyesuaikan metode pelaksanaan proyek yang dipilih.

“Rencana lalu lintas terkait pekerjaan drainase di Jalan Panglima Sudirman masih belum final, apakah nantinya dilakukan penutupan total atau setengah jalan. Saat ini kami sudah memiliki dua opsi, antara penutupan total atau buka tutup,” kata Yeriastika.

Pemerintah Kota Kediri memastikan koordinasi antarinstansi terus dilakukan agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan yang berlebihan bagi pengguna jalan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.

Editor : Mahfud
#jln panglima sudirman #PUPR #kediri #2026 #drainase kota kediri