Hadir Program Magang Nasional Gaji Hingga 6 juta/bulan, Cek Cara Daftarnya

JP Radar Kediri - Kabar gembira datang untuk sarjana baru yang ingin menambah skil kerja melalui program magang.
Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) bagi lulusan baru.
Untuk pelaksanaan PMN Batch I 2026, pemerintah telah menetapkan jadwal sosialisasi pada Juni hingga 28 Juli 2026.
Sementara pendaftaran penyelenggara dan lowongan berlangsung pada Juni hingga 15 Juli, pendaftaran peserta dibuka pada 15-28 Juli, seleksi oleh penyelenggara pada 29 Juli hingga 5 Agustus, pleno dan penetapan peserta pada 6 Agustus, pengumuman pada 1-10 Agustus, serta hari pertama magang dan kick off pemagangan Batch I dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026.
Program yang dikelola melalui Kementerian Ketenagakerjaan ini diperuntukkan sebagai jembatan efektif bagi peserta untuk masuk ke dunia kerja formal.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sekitar 30% peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima sebagai pekerja tetap setelah menyelesaikan program.
Dari total 100 ribu peserta magang, sekitar 30 ribu orang berhasil memperoleh pekerjaan tetap, sementara 30% lainnya masih menunggu panggilan kerja dalam dua hingga tiga bulan setelah program berakhir.
"Menariknya sesuai data Kemenaker di 2025 lalu, setelah program magang selesai dari 100 ribu peserta, sekitar 30% atau 30 ribu peserta langsung diterima sebagai pekerja tetap. Dan ada 30% lainnya menunggu panggilan 2-3 bulan ini," ungkap Teddy.
Program Magang Berlangsung 6 Bulan
Teddy menjelaskan melalui program ini, para lulusan sarjana dapat mengikuti program PMN selama enam bulan di perusahaan mitra.
Gaji Rp3,5-6 juta perbulan
Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar
Rp3,5-6 juta perbulan tergantung upah minimum Kabupaten/Kota tempat ia bekerja.



