KEDIRI, JP Radar Kediri- Upaya memperkuat kemandirian pangan nasional terus dilakukan. Asosiasi Benih Nusantara (ASBENAS) mengirimkan 200 ton jagung kualitas pangan atau jagung industri untuk memenuhi kebutuhan industri pangan dalam negeri. Pengiriman tersebut dilakukan dari PT Restu Agropro Jayamas Kediri Selasa (30/6).
Jagung produksi anggota ASBENAS tersebut selanjutnya diserap oleh sejumlah industri pangan. Di antaranya PT Tereos FKS Indonesia dan PT Kediri Matahari Corn Mills. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok jagung nasional. Sekaligus mendukung program swasembada jagung.
Ketua Umum ASBENAS Abasa’ir mengatakan, pengiriman 200 ton jagung pangan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat rantai pasok jagung nasional. Terutama untuk memenuhi kebutuhan industri pangan yang selama ini masih banyak bergantung pada pasokan impor.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung kemandirian pangan nasional, mulai dari hulu hingga hilir. Mulai dari penyediaan benih, budidaya, sampai menghasilkan jagung dengan kualitas yang sesuai kebutuhan industri,” ujar Abasa’ir.
Sebelumnya, kebutuhan jagung pangan nasional masih banyak dipenuhi melalui impor dengan kebutuhan rata-rata mencapai sekitar 1,5 juta ton per tahun. Melalui produksi jagung dalam negeri, ASBENAS berupaya membantu mengurangi ketergantungan tersebut dengan meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas jagung lokal.
Baca Juga: Kolaborasi Polisi dan Petani Jagung di Pare Wujudkan Asta Cita Presiden RI
Pengiriman ini merupakan hasil produksi dari anggota ASBENAS yang terdiri dari 14 perusahaan benih nasional. ASBENAS juga mendorong agar proses produksi benih dapat menjadi contoh dalam menghasilkan jagung kualitas pangan yang mampu memenuhi kebutuhan industri.
Kegiatan pelepasan pengiriman jagung tersebut turut dihadiri jajaran Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Kediri, serta unsur TNI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, S.Sos., Direktur Serealia Gunawan, S.P., M.Si., Direktur Hilirisasi Tiurmauli Silalahi, S.P., MM., Direktur Perbenihan Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, M.Sc., serta perwakilan Deputi Kementerian Koordinasi Bidang Pangan.
Dari unsur daerah turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri H. Sukadi, S.E., MM., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dr. Heru Suseno, S.TP., MT., Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defrancisco Dasilva Tavares, S.P., M.Si., serta Komandan Batalyon 24 Group 2 Kopassus Letkol Inf Surya Fachrol Rozi, S.M., M.Tr.Mil.
Jajaran pengurus ASBENAS juga turut mengawal pengiriman tersebut, di antaranya Wakil Ketua ASBENAS Dr. Dedy Supriadi, S.P., M.Si. selaku Founder dan Direktur PT Restu Agropro Jayamas, serta Sekretaris ASBENAS Nina Effiana selaku Owner dan Direktur PT Soebandi Raja Agriculture.
Melalui sinergi bersama pemerintah dan industri pangan, ASBENAS berharap dapat membangun ekosistem rantai pasok jagung yang berkelanjutan. Ke depan, ASBENAS bersama Kementerian Pertanian juga akan mendorong penguatan sektor hulu. Yakni melalui penggunaan benih varietas unggul, penerapan sistem budidaya yang tepat, hingga pembinaan pascapanen.
ASBENAS merupakan perkumpulan produsen benih jagung nasional yang berkantor pusat di Kediri, Jawa Timur. Organisasi ini berfokus pada penyediaan benih unggul untuk mendukung ketersediaan jagung pangan dari sisi kualitas maupun kuantitas. (ik1/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita