Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemotor Nakal Picu Kemacetan Panjang, Ini Pesan Petugas Dishub Kota Kediri!

Hilda Nurmala Risani • Sabtu, 20 Juni 2026 | 02:15 WIB
Ilustrasi pemotor nakal picu  kemacetan panjang di Jalan Tembus Kaliombo. (Wahyu Adji/JPRK)
Ilustrasi pemotor nakal picu kemacetan panjang di Jalan Tembus Kaliombo. (Wahyu Adji/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kepadatan lalu lintas di beberapa ruas imbas penutupan Jalan Urip Sumoharjo menjadi pekerjaan rumah (PR) dari stakeholder terkait. Baik dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri maupun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota.

Namun demikian ada satu persoalan serius yang perlu menjadi perhatian masyarakat. Mengingat kepadatan lalu lintas itu terjadi karena masih banyak ditemukan pengendara yang melanggar marka jalan.

“Kepadatan ini terjadi karena masyarakat masih banyak yang melanggar marka jalan. Sehingga terkadang kendaraan dari arah berlawanan sulit melintas,” ujar Kepala Dishub Kota Kediri Arief Cholisudin.

Baca Juga: Lipsus Proyek Jembatan Kaliombo 2 : Lakukan Percepatan, Minta Warga Bersabar Sampai Oktober, Ini Yang Akan Dilakukan BPPJN!

Diakuinya, masih banyak masyarakat yang memiliki kebiasaan melanggar marka jalan. Kebiasaan ini yang harus mulai dirubah. Masyarakat harus mentaati aturan lalu lintas yang ada.

“Kami lihat di lapangan ada hambatan jalan karena warga yang melebihi marka jalan. Utamanya untuk kendaraan sepeda motor. Mereka memaksakan untuk menyalip kendaraan dari sisi kanan,” ucap Cholis.

Akhirnya dari arah berlawanan kendaraan memperlambat lajunya agar tidak sampai terjadi senggolan kendaraan. “Marilah dari warga untuk saling disiplin,” imbaunya.

Baca Juga: Lipsus Proyek Jembatan Kaliombo 1 : Ubah Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat, Labirin Gang Durian pun Jadi Jalan Utama!

Pihaknya pun menyarankan pengendara baik roda dua maupun roda empat untuk melintas di jalan utama yang sudah tersedia. Sehingga jalan alternatif atau jalan tikus yang dekat dengan perkampungan warga tidak terjadi kepadatan. Terlebih sampai menganggu kenyamanan beraktivitas.

Kami ke depannya akan selalu mengadakan monev (monitoring dan evaluasi, Red),” tandas Cholis.

Editor : Andhika Attar Anindita
#JALAN URIP SUMOHARJO #jembatan kaliombo I #PELANGGAR MARKA #sepeda motor #kota kediri