Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkot Kediri Sebar 1.500 Vaksin PMK, Antisipasi Kasus Penularan Penyakit Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Ayu Ismawati • Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB
ANTISIPASI: Tim DKPP Kota Kediri melakukan vaksinasi PMK di wilayah Singonegaran, Pesantren. (Foto: Ayu Isma)
ANTISIPASI: Tim DKPP Kota Kediri melakukan vaksinasi PMK di wilayah Singonegaran, Pesantren. (Foto: Ayu Isma)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Jelang Hari Raya Idul Adha, vaksinasi hewan kurban terus digencarkan. Utamanya untuk mengantisipasi penularan penyakit pada hewan ternak seperti kambing dan sapi.

Seperti kemarin (11/5), tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri menyasar ternak di wilayah Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren. Petugas menggencarkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK). 

“Kami menyasar ternak yang mau vaksin ulang atau yang belum pernah divaksin. Karena ini mendekati Idul Adha, kami juga sambil pemantauan kesehatan hewan kurban. Terutama yang jantan-jantan,” ujar drh Pujiono, selaku Medik Veteriner Ahli Muda Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri.

Menurutnya, pada semester 1 tahun 2026 ini, ada sekitar 1.500 vaksin PMK yang didistribusikan. Vaksinasi itu kian digencarkan jelang Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei mendatang.

Baca Juga: Jelang Hari Raya Kurban DKPP Kabupaten Kediri Catat Hal Positif, Surplus Sapi dan Zero PMK

Untuk vaksin PMK itu, idealnya dilakukan dua kali dalam setahun. Itu harus dilakukan untuk mengantisipasi kasus PMK. Meski selama 2026 ini kasus PMK masih nol, namun kewaspadaan tetap harus dijaga.

“Karena kan ada kelahiran baru, kemudian ada sapi yang didatangkan baru (dari luar daerah), itu yang lebih difokuskan (untuk vaksinasi),” tuturnya.

Ia menyebut, tantangan pengendalian kasus PMK itu juga kerap berasal dari ketidaktahuan peternak akan riwayat sapi yang baru didatangkan dari luar kota. Sehingga sapi yang baru didatangkan dari luar daerah juga menjadi sasaran utama vaksinasi PMK.

Adapun jelang Idul Adha, penyakit pada ternak yang diwaspadai tidak hanya PMK. Melainkan juga lumpy skin disease (LSD) atau penyakit kulit yang mudah menular pada sapi.

Sedangkan pada ternak kambing, penyakit yang diwaspadai adalah peste des petits ruminants (PPR) atau pes kambing—juga dikenal sebagai flu pada kambing. Penyakit ini disebabkan oleh virus akut dan sangat menular dan mematikan bagi ternak kambing dan domba.

Baca Juga: Empat Bulan, Ratusan Sapi Terjangkit PMK: DPKP Masifkan Vaksinasi, Kasus Mulai Landai

“Alhamdulillah sepertinya di Kota Kediri belum sampai ditemukan. Kemudian di kambing yang biasanya juga banyak ditemui itu pada mata,” ungkap Puji.

Untuk itu, pengawasan di titik-titik jual beli ternak jelang Idul Adha juga akan digencarkan. Di antaranya seperti di pasar hewan resmi maupun pasar-pasar hewan dadakan yang banyak ditemui jelang Idul Adha.

“Untuk vaksin ini stoknya ada 1.500 untuk semester pertama 2026. Mulai Januari sudah kami didistribusikan dan masih berjalan terus, sembari menunggu dropping berikutnya dari provinsi,” tandasnya. (ais/tar)

         

         

Editor : Andhika Attar Anindita
#penularan penyakit #idul adha #pmk #dkpp #vaksinasi