Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Program MBG di Kediri Kembali Bergulir usai Lebaran, Siswa Antusias Menyambut

Diana Yunita Sari • Rabu, 1 April 2026 | 16:06 WIB
Siswa SMAN 1 Pare membawa paket MBG untuk dibagikan (Diana Yunita)
Siswa SMAN 1 Pare membawa paket MBG untuk dibagikan (Diana Yunita)

JP Radar Kediri– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kediri kembali bergulir usai libur panjang. Menu yang dibagikan cukup beragam. Mulai dari makanan berat hingga menu praktis seperti burger.

Humas SMPN 2 Pare Arif Budhi Hartoyo menyampaikan pelaksanaan MBG hari pertama berjalan cukup lancar. Menu yang disajikan adalah burger dengan isian tomat, timun, selada, dan sosis ayam. Lengkap dengan buah pisang serta kacang edamame sebagai pendamping.

“Karena baru hari pertama, menunya dipilih yang tidak ribet. Menu dibagikan saat istirahat kedua agar anak-anak diharapkan tidak jajan di luar,” ungkap Arif.

Baca Juga: Kejaksaan Kediri Ikut Awasi Anggaran MBG, Rapat Evaluasi Satgas MBG Kota Kediri Usulkan SOP Pengawasan Operasional Dapur

Arif menyebut para siswa sangat antusias menyambut program tersebut. Bahkan sejak hari pertama masuk sekolah pada Senin (30/3), banyak siswa yang menanyakan kapan MBG mulai dibagikan kembali. Ia menilai kualitas makanan sejauh ini sangat layak. Apalagi pihaknya rutin memberikan masukan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jika ada hal yang perlu dievaluasi.

“Alhamdulillah sejauh ini sangat diminati karena menunya variatif dan sering berganti. Kami juga bersyukur pihak SPPG sangat terbuka menerima masukan,” lanjutnya.

Kelancaran program MBG pada hari pertama juga dirasakan di SMAN 1 Pare. Berbeda dengan menu praktis di SMPN 2 Pare, sekolah ini menyajikan menu makanan berat. Yaitu berupa nasi dengan lauk rendang ayam, tahu cabai garam, tumis labu wortel, serta buah jeruk.

Baca Juga: Sembilan Hektare LP2B di Kota Kediri Terdampak Proyek Jalan Tol, Prioritaskan Lahan Produktif sebagai Penggantinya

“Anak-anak sangat antusias, hari ini semuanya habis. Tapi memang kadang ada saja siswa yang tidak suka telur atau sayur tertentu,” ungkap Waka Humas SMAN 1 Pare Eko Hadi.

Eko menilai menu yang diberikan selama ini sudah aman dan layak dikonsumsi. Namun, ia memberikan catatan kecil terkait pemberian susu UHT kotak kemasan anak-anak yang sering disertakan dalam paket tersebut.

“Ya cuma itu, kadang anak-anak kurang berminat karena mereka kan sudah besar. Untuk guru juga dapat yang sama, jadi ya terasa lucu saja,” ungkapnya sambil tertawa.

Baca Juga: Penerapan UU HKPD Mulai 2027, Pendapatan ASN Kediri Raya Terancam Menciut

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#Mbg #kediri #Makan Bergisi Gratis #SMPN 2 Pare #SMAN 1 Pare