Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kondisi Membaik, Anang Bisa Pulang Hari Ini, RSKK Pastikan Biaya Ditanggung oleh BPJS Kesehatan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 26 Februari 2026 | 05:51 WIB

 

Anang Soetomo sedang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Semen (Foto: Asad MS)
Anang Soetomo sedang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Semen (Foto: Asad MS)

KEDIRI, JP Radar Kediri -Kondisi Anang Soetomo kian membaik. Setelah menjalani operasi perbaikan alat kelamin pada Senin (23/2) lalu, pemuda yang sempat mengalami ambiguitas seksual ini sudah mulai pulih.

Apalagi hari ini (26/2) dia sudah diperbolehkan pulang.

Perlu diketahui, setelah operasi ganti kelamin yang ketiga, Anang masih mengalami keluhan. Salah satunya, ada kebocoran di area genitalnya.

Baca Juga: Menghilang Selama 17 Tahun, Keluarga di Pare Kediri Cari Keberadaan Sosok Ini: Mohon Bantuannya!

Dibantu oleh ambulans DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, pemuda asal Desa Selopanggung, Kecamatan Semen itu datang ke RSUD Kabupaten Kediri untuk memeriksa.

Masuk rumah sakit sejak Minggu (22/2), dia langsung menjalani operasi pada Senin (23/2) lalu. “Alhamdulillah sudah membaik,” kata Anang usai dioperasi oleh dr Dodo Wikanto Sp.U.

Dua hari pasca operasi, Anang mengaku sudah tidak merasakan sakit lagi.

Karenanya, dia juga mengaku lega. Sebab semua keluhannya sudah tertangani.

Baca Juga: Safari Ramadhan, Kapolsek Ngadiluwih Kediri Ajak Toga dan Tomas Jaga Kondusivitas Wilayah

Selebihnya, kini dia tinggal menunggu hasil operasinya. Sebab, hingga kemarin pemuda yang bekerja sebagai buruh tani itu masih harus membuang air kecil lewat kateter.

Sehingga, hasil operasi belum diketahui.

“Tahu (masih ada keluhan atau tidak) kalau sudah kering nanti. Karena buang air sudah tidak pakai kateter gitu. Tapi kelihatannya sudah tidak bocor,” tuturnya senang.

Terpisah, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSKK dr Binti Ratna Khomsiyatin mengatakan, proses operasi yang dijalani oleh Anang pada Senin lalu berjalan lancar. Operasi berlangsung 1,5 jam.

“Ada fistula (saluran abnormal yang menghubungkan dua organ dalam atau organ dengan kulit, yang seharusnya tidak terhubung) jadi dilakukan perbaikan,” terangnya.

Lebih jauh Binti menuturkan, hingga kemarin Anang masih dalam proses penyembuhan luka operasi.

Karena itu pula dia masih harus menjalani rawat inap di RSKK.

Baca Juga: Wali Kota Vinanda Salurkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo, Peluang Dukung Kediri City Tourism

Melihat perkembangannya yang terus membaik, menurut Binti hari ini Anang sudah diperbolehkan pulang. “Info (perawat) ruangan, dari dokter yang merawat, pulangnya (Anang) besok (hari ini),” papar Binti.

Meski sudah diperbolehkan pulang, ke depan Anang tetap harus dikontrol secara berkala secara rutin. Hal tersebut sekaligus untuk melihat apakah perlu dilakukan tindakan lanjutan atau tidak.

“Kontrol rawat luka dan evaluasi hasil operasi,” jelasnya.

Binti memastikan, seluruh proses medis Anang ditanggung BPJS Kesehatan.

Mulai dari operasi sampai dengan kontrol dan pengobatan. Sehingga, Anang tidak perlu khawatir terkait biaya.

Baca Juga: Nuansa Ramadhan, Jajaran Polsek Plosoklaten Kediri Bagi Takjil kepada Pengguna Jalan Raya

Seperti diberitakan, Anang adalah penderita ambikuitas seksual .

Terlahir dengan nama Ani Kasanah, dia menjalani operasi di RSUD Dr Soetomo Surabaya pada tahun 2015 hingga 2016 lalu.

Dari hasil operasi pertama, Anang diketahui memiliki kromosom 46 XY yang menegaskan dia laki-laki.

Operasi lanjutan terhenti empat tahun. Kemudian, pada tahun 2021 dia menjalani operasi di RSKK. Seperti operasi Senin lalu, dia ditangani oleh dr Dodo Wikanto SpU. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #Anang Soetomo #bpjs kesehatan #Ambiguitas seksual #dpc pdi perjuangan