KEDIRI, JP Radar Kediri- Keluarga besar Partai Demokrat Kota Kediri berduka. Tokoh senior Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Kediri Djaka Siswa Lelana tutup usia, Sabtu (31/1).
Politisi dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Eksekutif DPD Demokrat Jawa Timur Periode 2022 – 2024 dikenal sebagai sosok pemimpin yang loyal dan disiplin.
Informasi yang diterima koran ini, Djaka terlibat kejadian lalu lintas pada Jumat malam (30/1). Mantan Ketua DPC Demokrat Kota Kediri dua periode itu pun sempat dilarikan ke RS Bhayangkara dan mendapatkan perawatan intensif selama semalam.
Nahas, nyawanya tak tertolong. Djaka berpulang di usia 59 tahun.
Baca Juga: Mantan Ketua DPC Demokrat Kota Kediri Meninggal Dunia usai Ditabrak Honda Vario, Begini Kronologinya
Ketua DPC Demokrat Kota Kediri Ashari mengenang kembali Djaka sebagai senior yang berdedikasi tinggi di partai. Mendiang dikenal sebagai pemimpin yang setia dan disiplin.
“Beliau ini tokoh senior sekaligus mentor bagi saya,” ujar Ashari sambil menyebut, dia banyak belajar dari sosok Djaka, baik sebagai wakil rakyat pada masanya, maupun saat menjalankan organisasi.
Sebagai pemimpin, Djaka juga dikenal sebagai sosok yang loyal terhadap partai. Bukti loyalitas itu salah satunya berwujud kantor DPC Demokrat Kota Kediri, yang berada di Jl Semeru, Kelurahan Tamanan, Mojoroto.
Kantor itu sekaligus menjadi warisan kepemimpinan Djaka bagi kader-kader penerus di DPC Demokrat Kota Kediri.
"Itu hasil kerja keras beliau. Kantor DPC Demokrat Kota Kediri itu sampai beliau menjabat terakhir sebagai ketua DPC dan awal saya menjabat, satu-satunya kantor DPC di Jawa Timur yang diatasnamakan DPP Partai Demokrat. Di lain tempat banyak yang masih atas nama pribadi," ungkapnya, mengenang satu bukti loyalitas Djaka terhadap partai berlambang bintang Mercy itu.
Selain itu, anggota DPRD Kota Kediri itu juga mengapreasiasi kepemimpinan Djaka yang disebutnya sebagai sosok dirijen yang ulung.
Sebagai pemimpin, Djaka juga dikenal disiplin dan punya etos kerja yang tinggi.
“Beliau ini dirijen yang baik. Bagaimana mengatur organisasi, menempatkan orang di setiap lini, itu sangat bagus. Dan itu menjadi satu bekal buat saya untuk belajar,” pungkas Ashari. (ais/fud)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : rekian