KEDIRI, JP Radar Kediri- Ini peringatan bagi anda yang ingin mendaki Bukit Klotok. Sebab, ada belasan orang yang tersesat selama delapan bulan sejak Juni 2025 hingga awal Januari 2026 di bukit yang berada di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kota Kediri Joko Arianto mengatakan, timnya sudah melakukan rescue sebanyak delapan kali.
“Total ada 19 orang yang diselamatkan,” ujar Joko kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Maraknya kejadian pendaki Bukit Klotok yang tersesat mendapat atensi dari Pemerintah Kota Kediri. Mayoritas mereka diselamatkan setelah melapor melalui layanan call center 112.
Evakuasi itu mayoritas dilakukan karena terdapat kondisi yang membahayakan manusia seperti cedera karena terjatuh.
“Sekarang memang ada peningkatan karena masyarakat jadi mudah melapor. Termasuk kejadian terakhir itu seorang ibu-ibu, dia hanya ingin naik gunung. Tapi nggak kuat, langsung telpon 112,” ungkap Joko.
Selain itu, penyelamatan juga dilakukan karena pendaki mengalami cedera fisik. Biasanya disebabkan karena terjatuh imbas medan yang ekstrem di beberapa titik.
“Awal-awal dulu karena memang kakinya cedera, nggak bisa jalan. Tapi baru-baru ini banyak yang karena kesalahan dia sendiri. Misalnya tidak sarapan sehingga lemas waktu mendaki,” bebernya.
Tak sedikit pula penyelamatan yang dilakukan karena survivor tersesat. Itu terjadi karena pendakian dilakukan di siang jelang sore. Sehingga saat gelap, pendaki tersebut masih berada di tengah hutan Klotok.
Menyikapi itu, pihaknya juga akan mengevaluasi kegiatan pendakian di bukit itu. Termasuk berkoordinasi dengan Perhutani sebagai pemangku kawasan hutan. Juga pihak-pihak terkait dalam upaya pengawasan aktivitas pendakian Bukit Klotok.
“Minimal harus ada pemasangan rambu. Atau mungkin ada piket yang naik siapa. Dan itu harus melibatkan banyak pihak, tidak BPBD saja. Cuma fokus kami saat ini, setiap ada laporan, kami langsung action (untuk penyelamatan, Red),” terang Joko.
Joko mengimbau agar masyarakat mempersiapkan diri sebelum beraktivitas di puncak bukit Klotok. Termasuk mempersiapkan perbekalan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
“Waktunya juga harus diperhatikan. Jangan sampai mendekati saat maghrib. Kalau bisa pagi atau siang, jadi diperkirakan sudah bisa turun sebelum gelap. Dan minimal bawa bekal makanan atau minuman,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita