Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Libur Panjang, Sampah di Kediri Meningkat Puluhan Ton

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 30 Desember 2025 | 12:00 WIB
Warga membuang sampah pada tempatnya. Libur panjang, sampah bertambah hingga puluhan ton. (FOTO: Asad MS)
Warga membuang sampah pada tempatnya. Libur panjang, sampah bertambah hingga puluhan ton. (FOTO: Asad MS)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Libur panjang Nataru turut mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kediri. Namun disayangkan banyak pengunjung yang kurang peduli dengan kebersihan.

Sehingga membuat adanya peningkatan sampah hingga puluhan ton.

Salah satunya di area Simpang Lima Gumul (SLG).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri mencatatkan sampah dari 25-28 Desember mencapai 32,67 ton.

“Peningkatan kurang lebih mencapai 20 persen,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti. 

Dia mengatakan, sampah itu tersebar di ruang publik. Salah satunya seperti kawasan SLG.

Seperti taman hijau, area PKL dan sekitarnya. Berikutnya, disusul dari area permukiman warga.

Sampah tersebut didominasi oleh sampah organik. “Disusul sampah plastik,” jelasnya.

Diprediksi peningkatan jumlah sampah masih akan bertambah secara signifikan hingga akhir libur panjang.

Karenanya, Pemkab menyiagakan personel kebersihan.

Utamanya di area ruang publik yang jadi tempat jujukan masyarakat saat liburan.

“Terpantau taman-taman dan kawasan SLG banyak pengunjung,” tutur Putut.

Untuk diketahui, pemkab mengeluarkan peraturan bupati (perbup) No. 35/2025 tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

Pembatasan penggunaan plastik sekali pakai tidak lain untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai yang sulit terurai proses alam.

Untuk memastikan masyarakat menaati perbup pembatasan plastik sekali pakai.

Putut menyebut perbup juga mengatur sanksi tegas.

Namun, penerapannya tetap dilakukan bertahap. Adapun saat ini pihaknya fokus melakukan sosialisasi.

Tujuannya agar masyarakat benar-benar memahami aturan yang baru terbit tersebut.

Selain menyiagakan personel, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Termsuk terkait pengurangan plastik sekali pakai.

“Melalui pasang banner. Di beberapa titik strategis,” tandasnya. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#wisata #libur panjang #nataru #taman #sampah