Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cabai Rawit di Kediri Semakin Perkasa, Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 6 Desember 2025 | 04:19 WIB
Ilustrasi harga cabai melonjak (ilustrator: Afrizal Mahbub)
Ilustrasi harga cabai melonjak (ilustrator: Afrizal Mahbub)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Harga cabai di Kediri semakin menggila. Jelang natal dan tahun baru (nataru) cabai rawit, di Pasar Setonobetek Kota Kediri kini tembus di angka Rp 90 ribu per kilogram, cabai besar Rp 60 ribu, dan cabai merah keriting Rp 55 ribu.

Harga melonjaknya diperkirakan masih terus mengalami kenaikan. “Hari ini, belum kulakan, bisa jadi lebih mahal lagi,” ungkap Citra Novela salah satu pedagang di Pasar Setonobetek.

Harga tersebut lebih mahal lagi di eceran. Seperti yang dikatakan Titin, penjual makanan, harga cabai rawit tembus Rp 100 ribu. “Mahal banget,” keluhnya. Dia membayangkan tingginya harga cabai tersebut karena siklus tahunan menjelang nataru. Ditambah dengan cuaca yang kerap hujan membuat hasil panen menurun.

Baca Juga: Ketika Hujan Deras Disertai Butiran Es dan Angin Kencang Menerjang Wilayah Mojo Kabupaten Kediri, Begini Kondisinya

Sunarsih, petani Desa Jagung, Kecamatan Pagu mengeluhkan, hasil panennya jauh dari harapan. Ia mengaku tanaman cabainya tidak berhasil karena buah yang sedikit dan kondisi tanaman yang buruk.

“Buahnya sedikit dan tanamannya jelek,” ujar Sunarsih. Ia mengaku baru kali ini tanamannya gagal, padahal ia telah melakukan perawatan intensif seperti pemberian pupuk kimia dan pupuk kandang.

Diperkirakan, hampir 1,4 hektar tanaman cabai milik sekitar 10 petani di area tersebut tidak berhasil. Sunarsih mencontohkan, dulu dari tanah seluas 50 ru, dia bisa mendapat 50 kg cabai. Tapi kini hasilnya sangat minim hingga dia harus memanennya sendiri.

Baca Juga: Warga Kediri Sumbang ratusan Juta untuk Korban Banjir Sumatera

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, harga cabai rawit di pasar induk mencapai Rp 70 ribu- Rp 80 ribu. sementara itu, di pasaran, harganya Rp 80 ribu – Rp 85 ribu. “Mungkin Rp 100 ribu dijual sedikit-sedikit,” jelasnya.

Dia mengizinkan stok yang menipis karena cuaca tidak mendukung. Di satu sisi, permintaan dari luar cukup tinggi. “Ada pengaruh dari Nataru, dan ada juga pengaruh MBG,” jelas perempuan yang juga kepala dinas perdagangan dan perindustrian itu. 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#harga komoditas pertanian #kediri #Pasar Setono Betek #cabai rawit #harga pasar #harga cabai #cabai merah