KEDIRI, JP Radar Kediri- Progres pembangunan Gelora Daha Jayati (GDJ) terus dikebut. Hingga awal November ini, progres stadion yang berada di Kecamatan Tarokan itu sudah mencapai 60 persen.
Total pembangunan meliputi penyelesaian zona A, cor beton entrance 4 sudut, cor beton keliling lapangan serta dinding seluruh zona. Untuk pembangunan area luar stadion sudah rampung.
“Progres tahun ini targetnya Desember selesai. Akhir kontraknya Desember,” jelas Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto.
Diperkirakan adanya musim hujan tidak akan membuat molor pekerjaan. Sehingga timeline penyelesaian diperkirakan tetap sesuai rencana.
Mengingat item sisi luar stadion, seperti cement treated base (CTB) zona A dan B, serta keliling lapangan sudah rampung,
“Isnyaallah (musim hujan) tidak akan pengaruh secara signifikan,” terang Joko sembari menyebut bahwa pembangunan tinggal yang di dalam area tribun.
Seperti diberitakan, pembangunan Stadion GDJ semula akan dilanjutkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akhirnya dilanjutkan oleh Pemkab Kediri.
Tahun ini Pemkab menganggarkan Rp 10 miliar untuk kelanjutan fisik. Rinciannya, Rp 9,6 miliar untuk fisik di zona A meliputi arsitektur dan tembok. Sisanya untuk review desain dan pengawasan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan pembangunan stadion akan selesai lebih cepat.
Jika semula pembangunan stadion direncanakan selesai 2028, bapak dua anak itu menyebut proyek akan selesai 2027.
Demi merealisasikan hal tersebut, Pemkab Kediri akan menganggarkan dana Rp 71 miliar tahun depan dan Rp 89 miliar pada 2027.
Joko mengatakan, untuk tahun depan target utamanya adalah menyelesaikan atap. Dari total Rp 71 miliar, atap keliling diperkirakan memakan anggran Rp 42 miliar.
“Sisanya site defvelopment. Membereskan dinding, karena berbatasan ahan warga, tingginya 4-5 meter, kalau tidak dikasih dinding riskan longsor ke sawah,” jelasnya.
Adanya pemangkasan anggaran dari pusat, Joko berharap anggran stadion tidak terpangkas banyak. Sehingga tidak mempengaruhi pembangunan item utama.
Terpisah, Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) M Erfin Fatoni mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembahasan anggran dengan DPRD. Menurutnya, untuk anggran pembangunan Stadion GDJ tidak akan dipangkas.
“Proses pembahasan dengan DPRD, semoga semua berjalan lancar. Anggarannya tetap, tidak ada perubahan. Karena itu adalah salah satu program prioritas dari bupati. Jadi tidak ada pengurangan,” tegas Erfin.
Editor : Andhika Attar Anindita